Suara.com - India berencana meluncurkan misi luar angkasa berupa pengorbit baru ke Venus pada 2024, setelah satu tahun terlambat akibat pandemi virus Corona (Covid-19).
Disebut Shukrayaan, pengorbit itu akan menjadi misi pertama Organisasi Riset Luar Angkasa India (ISRO) ke Venus dan akan mempelajari planet tersebut selama empat tahun. Menurut situs webnya, ISRO telah mengumpulkan ide untuk membuat instrumen dalam misi Venus ini setidaknya sejak 2018.
"ISRO bertujuan meluncurkan misi ini pada pertengahan 2023, tetapi penundaan terkait pandemi telah mendorong target tanggal peluncuran Shukrayaan hingga Desember 2024," kata T. Maria Antonita dari ISRO kepada SpaceNews dalam laporan pada 19 November.
Shukrayaan akan diluncurkan dengan roket GSLV Mk II India, tetapi mungkin akan menggunakan roket GSLV Mk III yang lebih kuat untuk membawa lebih banyak instrumen atau bahan bakar. ISRO akan membuat keputusan akhir dalam tiga hingga enam bulan ke depan.
Pesawat luar angkasa itu akan membawa beberapa instrumen untuk menyelidiki lingkungan Venus. Instrumen andalannya berupa radar apertur sintetis untuk memeriksa permukaan Venus yang diselimuti oleh awan tebal.
Dilansir dari Space.com, Rabu (2/12/2020), instrumen lain yang akan dibawa adalah kolaborasi Swedia-India yang dikenal sebagai Venusian Neutrals Analyzer. Instrumen ini akan memeriksa bagaimana partikel bermuatan dari Matahari berinteraksi dengan atmosfer Venus.
Shukrayaan juga akan membawa instrumen untuk memeriksa atmosfer planet dalam panjang gelombang inframerah, ultraviolet, dan submilimeter. Ini dilakukan terkait dengan penemuan gas fosfin di atmosfer Venus, meskipun banyak ilmuwan yang skeptis dengan temuan tersebut.
Pada September lalu, badan antariksa Prancis (CNES) juga mengumumkan akan menerbangkan instrumen di Shukrayaan. Venus Infrared Atmospheric Gases Linker (VIRAL) adalah kolaborasi dengan badan antariksa federal Rusia, Roscosmos. Antonita menambahkan bahwa instrumen lain telah terpilih dan India berencana untuk menerbangkan instrumen dari Jerman.
Jika India masih tidak mampu mengejar peluncuran pada 2024, maka peluang peluncuran selanjutnya akan dilakukan pada pertengahan 2026.
Baca Juga: Di Kampus Ini Mahasiswa Bisa Bayar Kuliah dengan Kelapa hingga Daun Kelor
Berita Terkait
-
Sempat Bikin Heboh, Kini Ilmuwan Pertanyakan Temuan Fosfin di Venus
-
Tidak Sadar, NASA Ternyata Temukan Fosfin di Venus 42 Tahun Lalu
-
5 Tempat Terbaik di Luar Angkasa Ini Cocok Mencari Kehidupan Alien
-
Wahana Antariksa Ini Akan Teliti Tanda Kehidupan di Planet Venus
-
Rocket Lab Siap Lancarkan Misi Demi Cari Tanda Kehidupan di Venus
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus