Suara.com - Ada aturan baru di Shanghai, China. Mulai awal Desember lalu, pemerintah menetapkan larangan penggunaan speaker pada perangka digital, termasuk ponsel selama di kereta bawah tanah atau metro.
Melansir dari Xinhua, Kamis (3/12/2020), penumpang tidak diperbolehkan memutar musik ataupun video menggunakan speaker pada perangkat digital mereka atau melakukan panggilan telepon menggunakan ponsel, sembari menyalakan mode bebas genggam (hands-free) di gerbong kereta bawah tanah, agar tidak menimbulkan suara mengganggu.
Shanghai Metro telah memasang tanda dan mengumumkan aturan baru tersebut di gerbong-gerbong kereta bawah tanah.
Cao Zhenghui, aparat penegak hukum dari Shanghai Metro, mengatakan aturan baru itu bertujuan untuk melindungi hak-hak penumpang metro lain dan menciptakan lingkungan transportasi yang lebih baik.
"Para penumpang yang menggunakan speaker pada perangkat digital mereka, akan dihentikan oleh petugas metro dan aparat penegak hukum atau diserahkan kepada petugas kepolisian jika menolak mematuhi aturan baru tersebut," papar Cao.
Aturan baru tersebut memicu perdebatan sengit di kalangan warganet di Sina Weibo, platform media sosial yang mirip Twitter. Banyak warga menyambut baik aturan baru tersebut.
"Itu dapat membantu menciptakan lingkungan transportasi yang lebih baik karena memutar musik atau video menggunakan pelantang suara sangat mengganggu penumpang lain," tutur seorang perempuan bermarga Ding.
Sun Jianping, Direktur Institut Penelitian Manajemen Risiko Perkotaan di Universitas Tongji, mengatakan bahwa suara buatan manusia di kereta bawah tanah sudah lama menimbulkan gangguan.
"Menciptakan lingkungan transportasi yang lebih baik membutuhkan upaya bersama dari semua pihak, bukan hanya pengawasan yang dilakukan aparat penegak hukum, melainkan juga kedisiplinan diri para penumpang," ujar Sun.
Baca Juga: Duh! Pengguna HomePod Mini Keluhkan Sulit Terkoneksi ke Internet
Berita Terkait
-
Usung Banyak Speaker, Deretan Mobil Ini Siap Diajak Dugem Mendadak
-
Google - Huawei Kerja Sama Bikin Speaker Pintar
-
Tantang Apple HomePod, Amazon Siapkan Speaker Echo Terbaru
-
Terjebak Macet Saat Naik Motor, Seorang Bule di Bali Malah Lakukan Ini
-
China Uji Coba Kereta Bawah Tanah dengan Teknologi Pengenalan Wajah
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
8 WNI Diduga Gabung Militer Rusia, Ketua MPR Desak Pemerintah Bergerak Cepat
-
5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Leo Pria-Wanita, Punya Sisi Dominan yang Bikin Penasaran
-
Belajar Melihat Dunia dari Perspektif Berbeda, Bekal Generasi Muda Menyambut Masa Depan
-
Menyelami Sensasi Sensori dan Ketegangan dalam Film 'Tuner'
-
Dana IPO Superbank Rp1,4 T Masih Menganggur
-
Motor Mungil Harga Rp84,5 Juta: Mengungkap Pesona Honda ST125 Dax yang Bikin 'Sultan' Rela Antre
-
Belum Juga Debut Mees Hilgers Bikin Pelatih SC Heerenveen Kecewa Berat
-
Pakar UMY Kritik Keras Penanganan Karhutla: Memidana 400 Orang Tak Bakal Buat Jera
-
Drama di Way Halim: Tandukan Allano Gagalkan Kemenangan Bajul Ijo di Laga Pembuka
-
Anggaran Cegah Karhutla Seret, Pemerintah Baru Bisa Bergerak Saat Api Membesar