Suara.com - China berhasil mencapai tempat terdalam di Bumi, berkat kapal selam Fendouzhe yang menjelajah Palung Mariana. Menurut kantor berita milik pemerintah China, kapal tersebut menyelam hingga kedalaman 10.909 meter.
Selama ekspedisi berbulan-bulan, Fendouzhe menyelesaikan 13 penyelaman ke Palung Mariana di Samudera Pasifik barat yang dimulai pada 10 Oktober.
Laporan dari China Daily menyebut, delapan dari 13 penyelaman itu melebihi 10.000 meter dan kapal selam berawak tersebut memecahkan rekor kedalamannya sendiri pada 10 November.
Rekor dunia untuk pencapaian kedalaman masih dipegang oleh Victor Vescovo, seorang investor ekuitas swasta yang menyelam hingga 10.934 meter pada 26 Juni dengan kapalnya Limiting Factor.
Namun, kedalaman maksimum yang dicapai Fendouzhe melebihi penyelaman yang dilakukan secara solo oleh sutradara James Cameron pada tahun 2012 dengan catatan kedalaman 10.908 meter.
Dilansir dari Live Science, Jumat (4/12/2020), mencapai dasar Palung Mariana adalah sebuah kebanggan nasional bagi China, yang telah mencurahkan sumber dayanya untuk penyelaman kru ultradeep selama lebih dari satu dekade.
Sebelumnya, kapal selam laut dalam milik China pertama yang disebut Jiaolong mencapai kedalaman 3.759 meter pada 2010, menempatkan negara tersebut di antara negara lain seperti Amerika Serikat, Prancis, Rusia, dan Jepang dengan kapal yang mampu melakukan penyelaman berawak hingga lebih dari 3.500 meter.
Dalam penyelaman ini, para ilmuwan mengumpulkan sampel sedimen dan batuan dari dasar parit. Selama menjalani proyek ini, para penyelam juga mengalami kesulitan seperti topan, hujan, dan suhu tinggi. Fendouzhe telah kembali ke Provinsi Hainan dengan bantuan kapal penelitian Tansuo-1 pada 28 November.
Baca Juga: Setelah 160 Tahun, Patung Kepala Kuda Dikembalikan Ke China
Berita Terkait
-
Ilmuwan China Sebut Covid-19 Berasal dari India atau Yunani
-
Jual Organ Korban Kecelakaan Lalu Lintas, Begini Kejamnya Dunia Medis China
-
Sisi Gelap Dunia Medis China, Jual Organ Korban Kecelakaan Lalu Lintas
-
Studi Shanghai Sebut Virus Corona Berasal dari India, Ilmuwan Bersitegang
-
Tak Ada Efek Samping, Vaksin Covid-19 Sinopharm Siap Dipasarkan di China?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
6 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026, Performa Cepat untuk Pengguna Aktif
-
WhatsApp Siapkan Fitur Pesan Terjadwal di iPhone, Akhirnya Tak Perlu Begadang Kirim Chat
-
7 HP Hemat Baterai dan RAM Besar yang Aman Dibawa Mudik Lebaran 2026
-
Mengapa HP Xiaomi Global Baterainya Lebih Kecil dari Versi China? Ini Alasan Sebenarnya
-
Parade 6 Planet Siap Hiasi Langit di 28 Februari 2026, Catat Waktu Terbaik Melihatnya
-
JVC Hadirkan Perangkat Wearable dengan Pengalaman Mendengarkan Lebih Natural
-
39 Kode Redeem FF 24 Februari 2026 dan Cara Dapat 90 Diamond Gratis ShopeePay
-
Kedaulatan Digital di Era AI: Tool Baru Ubah Audit Cloud yang Rumit Jadi 20 Menit
-
realme 16 Series 5G Resmi Meluncur 10 Maret 2026: Kamera 200MP + 50MP Periscope Pertama di Segmennya
-
33 Kode Redeem FC Mobile 24 Februari 2026 dan Cara Klaim Jutaan Gems Gratis