Suara.com - Moonton telah memberikan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa kejuaraan bergengsi eSports Mobile Legends tingkat dunia, M2 World Championship akan digelar di Singapura. Sebelumnya sempat beredar spekulasi dan pernyataan bahwa M2 bakal digelar di Indonesia.
Rumor tersebut beredar kuat di kuartal ketiga 2020, di mana Bali menjadi salah satu kandidat tuan rumah yang dijagokan.
Banyak penggemar juga menantikan M2 di Jakarta mengingat hype game MOBA ini cukup tinggi di Indonesia.
Sebagai informasi, M2 World Championship diharapkan menarik animo 400 juta penonton penggemar esports yang tersebar di berbagai penjuru dunia.
Tim-tim rencananya bakal bertanding di Hotel Shangri-La Singapura untuk menjadi tim nomor satu dan memperebutkan hadiah senilai USD 300 ribu atau setara dengan Rp 4,5 miliar.
Terkait mengapa mereka tidak memilih Indonesia sebagai tuan rumah M2, petinggi Moonton akhirnya memberikan pernyataan.
Lucas Mao selaku Esports Managing Director dari Moonton mengungkapkan bahwa pandemi menjadi faktor mengapa Jakarta tidak dipilih menjadi tuan rumah M2 World Championship. Meski tidak terpilih saat M2, namun Moonton memberikan kabar gembira mengenai peluang Jakarta menjadi tuan rumah M3 World Championship.
"Ya, kami pernah menyebutkan bahwa kami ingin mengadakan M2 di Jakarta, tetapi karena situasi covid-19 saat ini, melakukan acara offline tidaklah mudah dengan berbagai pembatasan perjalanan. Namun kami berharap bahwa Jakarta bisa menjadi tuan rumah saat M3 dalam waktu dekat," kata Lucas Mao melalui keterangan resmi tertulis yang diterima tim HiTekno.com.
Dalam waktu dekat, mereka juga akan mengumumkan roster dan juga setiap tim yang bergabung di M2 World Championship.
Baca Juga: 6 Pro Player Paling Konsisten Berkarir Sejak MPL Indonesia Season 1
Terkait apakah EVOS Legends yang berstatus juara M1 World Championship akan ikut M2 atau tidak, pihak Moonton masih belum memberikan jawaban secara pasti.
"Akan ada informasi lebih lanjut tentang peserta, nantikan di hari-hari menjelang acara," kata Lucas Mao ketika ditanya mengenai status EVOS Legends di M2. Mengingat RRQ Hoshi dan Alter Ego menjadi juara serta runner-up MPL ID Season 6, kedua tim ini berpeluang mengikuti M2, apabila sistem yang sama seperti M1 lalu masih diterapkan.
Sayangnya, Moonton masih belum memberikan daftar tim yang akan mengikuti kejuaraan bergengsi eSports Mobile Legends tingkat dunia M2 World Championship.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok