Suara.com - Tes prototipe roket yang diimpikan Elon Musk untuk mengirim orang ke Mars diluncurkan dan berhasil terbang setinggi beberapa mil pada Rabu (9/12/2020). Saat mencoba mendarat, benda itu membentur tanah terlalu cepat dan meledak.
Itu adalah tes terbaru, sebagian berhasil, dalam pengembangan pesawat ruang angkasa generasi mendatang yang dibangun oleh SpaceX, perusahaan roket milik Elon Musk.
Sebagaimana melansir laman New York Times, Kamis (10/12/2020), siaran langsung SpaceX menunjukkan sisa-sisa roket yang membara, bernama Starship, di lokasi uji perusahaan di Texas selatan.
Pesawat luar angkasa baja tahan karat raksasa itu lepas landas dari landasan peluncuran pada pukul 17:45. Setelah mencapai puncaknya, ia mulai jatuh, seperti yang direncanakan, terbalik dalam luncuran terkendali kembali ke Bumi.
Di dekat tanah, ia kembali ke orientasi vertikal dan menembakkan tiga mesinnya untuk memperlambat, tetapi tidak cukup. Saat tumbukan, sekitar 6 menit, 40 detik setelah lepas landas, benda itu hancur menjadi bola api, meninggalkan awan asap membumbung di atas lokasi pengujian.
Tetap saja, itu adalah kemajuan dalam upaya pengembangan SpaceX. Prototipe sebelumnya hancur tanpa pernah meninggalkan tanah selama pengujian, yang hanya memompa propelan cair ultra dingin ke dalam tangki roket.
Roket Falcon 9-nya telah menjadi pekerja keras yang dominan untuk mengirim satelit ke orbit. Pesawat ini secara rutin mengangkut kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, dan telah mengangkat astronot NASA ke sana dua kali tahun ini, dengan lebih banyak perjalanan yang direncanakan pada 2021.
Namun, banyak yang skeptis ketika Elon Musk mengatakan, perusahaan hanya beberapa tahun lagi untuk mengirim Starship ke Mars. Dia telah berulang kali menetapkan jadwal untuk SpaceX.
Meskipun SpaceX masih jauh mencapai intrik Mars, Elon Musk berharap akan mendanai perjalanan ke dan dari planet merah itu meraih kemenangan minggu ini.
Baca Juga: Elon Musk Kalahkan Bill Gates, Jadi Orang Terkaya Kedua di Dunia
Sejak 2019, SpaceX telah meluncurkan ratusan satelit ke orbit rendah bumi untuk membangun konstelasi bernama Starlink, bertujuan untuk menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi dari luar angkasa.
Salah satu tujuan yang dinyatakan Starlink adalah menyediakan akses broadband ke tempat-tempat yang kurang terlayani.
Pada hari Senin, Komisi Komunikasi Federal mengumumkan pemberian dana miliaran dolar kepada berbagai penyedia layanan internet untuk memperluas akses broadband di lokasi tersebut, dan SpaceX menerima penghargaan senilai 885 juta dolar AS.
Berita Terkait
-
Roket SpaceX Terbangkan 4 Astronot ke Luar Angkasa
-
Bos Tesla 4 Kali Tes Covid-19 dalam Sehari, Kok Hasilnya Bisa Beda-Beda?
-
Elon Musk 4 Kali Tes Covid-19 dalam Sehari, Kok Bisa Hasilnya Beda-Beda?
-
Celoteh Elon Musk: Tesla Bisa Bangkrut dalam Hitungan Bulan!
-
Internet Starlink Milik Elon Musk Disebut Lebih Lambat dan Mahal
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis
-
realme 16 Series 5G Bawa 21 Classic Tone ala Kamera Profesional dan Fitur NEXT AI Photography
-
4 Smartwatch yang Ada Pengingat Salatnya, Harga Terjangkau Mulai Rp200 Ribuan
-
Harga Sewa iPhone Jelang Lebaran 2026, Modal Rp300 Ribu Bisa Bawa 15 Pro Max saat Mudik
-
HP Tahan Banting Merek Apa? Ini 6 HP dengan Material Solid untuk Jangka Panjang
-
Lonjakan Trafik Ramadan 2026, XLSMART Siapkan Jaringan dan Paket Data XL, AXIS, hingga XL SATU
-
Teknologi Grab Indonesia 2026: Algoritma, Big Data, dan 3,7 Juta Mitra Penggerak Ekonomi Digital
-
Kolaborasi Jadi Strategi Besar Dorong Ekosistem Esports Indonesia Makin Kompetitif di 2026
-
21 Kode Redeem FC Mobile 27 Februari 2026, Banjir Gems dan Pemain OVR 117