Suara.com - PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) akan memasuki musim ke-10 dan mendapatkan peta baru yang jauh lebih kecil. Peta baru tersebut bernama Haven dan akan hadir dengan beberapa fitur yang belum ada di peta PUBG sebelumnya, termasuk faksi musuh AI, helikopter antagonis, truk lapis baja mematikan, hingga cache pasokan yang dijaga ketat.
Meskipun Haven mungkin adalah peta terkecil di PUBG dengan ukuran 1x1 kilometer, peta tersebut masih cukup besar menurut standar sebagian besar game.
Haven akan menjadi kota industri yang dipenuhi pabrik, gedung tinggi, dan kawasan permukiman. Musuh AI dalam peta ini bernama The Pillar yang akan mulai berkeliaran di jalanan untuk menargetkan pemain saat Matahari terbenam.
Direktur kreatif PUBG Dave Curd mengaku bahwa desain peta baru ini terinspirasi oleh faksi PvE.
"Ekosistem AI tampaknya menjadi hal yang paling membuat tim bersemangat," kata Curd, dikutip Polygon pada Jumat (11/12/2020).
Truk lapis baja mematikan juga tampaknya menjadi salah satu fitur baru yang paling menarik di Haven. Curd mengatakan itu akan berupa truk lapis baja berukuran besar yang berpatroli di jalanan dan tidak dapat dibunuh.
Tak hanya itu, helikopter antagonis yang terus-menerus terbang di sekitar peta akan menyinari pemain jika pemain ketahuan dan memperingatkan musuh tentang keberadaan pemain serta mengirim truk untuk memburu.
Karena ukuran peta yang lebih kecil, Haven hanya akan mendukung 32 pemain di setiap pertandingan dan untuk saat ini terbatas pada pertandingan solo dan duo. Sama seperti banyak peta yang keluar pada tahun lalu di PUBG, Haven juga merupakan peta musiman. Dengan kata lain, peta itu akan hilang setelah Season 10 berakhir.
PUBG Season 10 akan dimulai di platform Windows pada 16 Desember dan konsol pada 17 Desember mendatang. Semua perubahan musim, termasuk Haven, telah tersedia di server pengujian PUBG sekarang.
Baca Juga: Season 10, PUBG Ungkap Peta Baru dan Helikopter Pengintai
Berita Terkait
-
Kakak Angelina Jolie Berharap Bisa Sambung Silahturahim dengan Adiknya Setelah Mengaku Gay
-
Bukan Lokal, Harga Emas di Nevalla Bullion Pertahankan Rujukan Internasional
-
PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak
-
Game Lokal Maple Haven City Rush Buka Pre-Registrasi, Rilis 21 Juli 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21