Suara.com - Seorang pemain Call of Duty berusia enam tahun, mengalami banned atau dilarang di dalam game Call of Duty: Warzone saat melakukan siaran langsung di akun Twitch.
Meskipun masih berusia muda, gamer dengan nama RowdyRogan yang memiliki pengikut sebanyak 84.000 di Twitch ini memiliki keterampilan bermain yang mengesankan.
Ia dikenal karena kelucuannya dan gameplay yang membanggakan, mengingat bagaimana pemain berusia enam tahun itu mendominasi lobi Call of Duty: Warzone. Namun, Rowdy tiba-tiba mendapatkan larangan mendadak pada 9 Desember.
Larangan itu dilakukan di Call of Duty: Warzone. Rowdy diberi tahu bahwa akunnya diblokir secara permanen.
Mulanya, Rowdy tidak langsung memahami masalahnya. Namun mengetahui bahwa dirinya terkena banned, ia mulai menangis dan memeluk ayahnya.
Dalam rekaman yang beredar, ayahnya berkata kepada Rowdy bahwa mereka akan berusaha memulihkan akunnya. Tak hanya itu, banyak dukungan yang didapat agar bocah itu kembali online dan bermain.
Dilansir dari Gamerant, Selasa (15/12/2020), meskipun pihak Activision belum memberi tanggapan atas larangan tersebut, hal itu kemungkinan berkaitan dengan usia pemain.
Walaupun sebagian besar larangan yang terjadi di Call of Duty: Warzone umumnya berkaitan dengan peretas dan pengeksploitasi, tapi pelanggaran apa pun terhadap persyaratan layanan dapat menyebabkan masalah.
Pemain harus berusia setidaknya 13 tahun untuk memainkan Call of Duty: Warzone dan Rowdy secara teknis telah melanggar aturan tersebut.
Baca Juga: Call of Duty: Warzone Dapatkan Peta Anyar? Ini Bocorannya
Jika cukup banyak pemain lain yang sengaja melaporkan Rowdy karena terlalu muda, sangat mungkin Activision melarangnya bermain dalam game.
Berita Terkait
-
Menawan! Trailer Game Anyar Call of Duty Pamerkan Resolusi 4K di PC
-
Pemain Call of Duty: Black Ops Cold War Tak Bisa Main Mode Zombie Baru?
-
Baru 1 Tahun, Call of Duty Mobile Telah Tembus 300 Juta Download
-
Banyak Penggemar, Black Ops Cold War Beta Jadi Seri Paling Banyak Diunduh
-
Siap Dimainkan, Ini Spesifikasi PC Call Of Duty: Black Ops Cold War Beta
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?