Suara.com - Baru-baru ini, WhatsApp meluncurkan pembaruan (update) penting bagi pengguna PC, adalah bagian dari perusahaan Facebook dari tahun 2014.
WhatsApp telah memperbarui kebijakan privasinya yang mewajibkan berbagi data dengan Facebook. Buat kamu pengguna biasa, pasti sudah melihat pesan pop-up layar penuh tiba-tiba menampilkan informasi tentang Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang diperbarui.
Kamu tidak sendiri. Sebagaimana melansir laman Gizmochina, Kamis (7/1/2021), update terbaru perusahaan (per 4 Januari 2021) membuat pembagian data menjadi wajib.
Tanggal cut-off untuk itu adalah 8 Februari 2021, sesuai tangkapan layar pemberitahuan. Seperti yang kamu lihat di bawah, perusahaan menjelaskan secara singkat tiga poin penting:
- Layanan WhatsApp dan Pemrosesan Data
- Bisnis dapat menggunakan Layanan yang Dihosting Facebook untuk menyimpan obrolan WhatsApp.
- Kemitraan dengan Produk Facebook lain untuk integrasi yang mulus.
Ini pada dasarnya berarti bahwa pembaruan terbaru, tidak seperti versi sebelumnya di mana kamu memiliki pilihan untuk tidak ikut, akan berbagi informasi dengan produk Facebook lainnya.
Dalam FAQ, perusahaan juga merinci jenis informasi yang dibagikan dengan saudara perempuannya. Jika Anda tidak tahu, anak perusahaan Facebook termasuk Facebook Payments Inc., Facebook Payments International Limited., Onavo, Facebook Technologies LLC, dan CrowdTangle.
Karena itu, Anda dapat melihat kategori informasi yang dibagikan di bawah ini:
- Pendaftaran Akun (mis. Nomor Telepon)
- Data Transaksi
- Informasi Terkait Layanan
- Informasi tentang bagaimana Anda berinteraksi dengan orang lain (termasuk Bisnis)
- Informasi perangkat seluler
- Alamat IP
- Lainnya (Ditentukan seperti pada Kebijakan Privasi-> Informasi yang kami kumpulkan)
Tepatnya, yang lain di halaman Kebijakan Privasi memiliki tambahan baru seperti Data Transaksi dan Pembayaran (jika Anda menggunakan WhatsApp Pay).
Detail yang berhak dikumpulkan oleh perusahaan meliputi Detail Pengiriman, Metode Pembayaran, dan Jumlah Transaksi. Fitur pembayaran tersebut telah mulai diluncurkan di negara-negara seperti India.
Baca Juga: Viral! Gambar Ajakan Pakai Masker ini Bikin Bapak-bapak Langsung Takut!
Selain itu, ada juga informasi berbasis lokasi. WhatsApp mengatakan bahwa meskipun kamu tidak menggunakan layanan lokasi mereka, mereka akan menggunakan alamat IP dan Nomor Telepon untuk menentukan lokasi umum kamu.
Untuk ini, perusahaan beralasan bahwa prosesnya untuk tujuan pemecahan masalah dan diagnostik.
Perusahaan Straight up mengatakan bahwa kamu dapat mematuhi perubahan ini untuk terus menggunakan layanan atau pergi ke Pusat Bantuan dan lihat cara "Menghapus Akun Kamu".
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking
-
BRI Hadirkan Pengalaman Wellness Seru yang Padukan Alam, Komunitas, dan Teknologi
-
BRI Wellness Experience 2026 Hadirkan Festival Wellness Terbesar di Jakarta, Pakai Lokasi Hutan Kota
-
Promo Cashback Hingga Diskon 35 % Ramaikan BRI Wellness Experience
-
BRI Wellness Experience Angkat Potensi Sports and Wellness Tourism Indonesia
-
Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen
-
Cekcok Dua Anggota DPRD Riau Berujung Bentrok, Golkar Pusat Minta Maaf
-
Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok
-
Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?