Suara.com - Apple merilis iPhone 12 dengan lebih banyak magnet berkat teknologi MagSafe.
Beberapa orang bertanya-tanya mengenai bahan magnet tambahan ini, apakah magnet tersebut mengganggu perangkat lain?
Sama halnya dengan kartu kredit, kartu akses serta perangkat medis seperti alat pacu jantung.
Dilansir dari laman Ubergizmo, Apple sebelumnya mengatakan bahwa MagSafe diperkirakan tidak menimbulkan risiko gangguan magnetis yang lebih besar pada perangkat medis daripada model iPhone sebelumnya.
Pernyataan tersebut yang ditulis Apple dalam dokumen penting yang ada di MagSafe, tetapi ternyata itu belum tentu 100 persen benar.
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Heart Rhythm Journal di mana mereka menemukan hal itu dapat menyebabkan gangguan pada alat pacu jantung.
Studi lain mengatakan menguji MagSafe terhadap alat pacu jantung yang dibuat oleh Medtronic dan menemukan bahwa ketika ditempatkan di dekat perangkat medis, alat tersebut benar-benar menonaktifkan alat pacu jantung tersebut.
Meskipun demikian, sebelum terlalu khawatir, ini bukanlah bukti yang pasti, tetapi hal-hal seperti itu menunjukkan mungkin untuk lebih banyak penelitian perlu dilakukan untuk mengetahui secara pasti.
Sementara itu, penonkatifan menunjukkan bahwa mungkin penambahan magnet di iPhone 12 untuk dukungan MagSafe berpotensi menghadirkan beberapa risiko bagi mereka yang memiliki perangkat medis.
Baca Juga: Selundupkan 25.000 iPhone Rusak, Perempuan Ini Masuk Bui 9 Tahun
Dilansir dari 9to5Mac, hal ini tidak selalu seperti iPhone 12 yang berisi magnet kuat juga dapat menyebabkan masalah serupa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation