Suara.com - Fase Grup piala dunia eSports Mobile Legends M2 World Championship telah digelar pada 18-20 Januari 2020. Meraih dua kemenangan berturut-turut, perwakilan Indonesia RRQ Hoshi berhasil mengamankan satu tempat Upper Bracket di babak play-off.
Perlu diketahui, RRQ Hoshi tergabung di Grup D bersama DreamMax Esports (Brasil) dan EVOS SG (Singapura).
Berdasarkan peraturan di M2, tim pemuncak klasemen berhak mengamankan satu slot di Upper Bracket babak play-off. Pada laga perdana mereka di Grup D, RRQ Hoshi berhasil membantai DreamMax Brasil dengan skor telak.
Game pertama dimenangkan dengan skor Kill 26 vs 10 sementara game kedua 20 vs 2.
Secara total, itu membuat mereka unggul 2 vs 0 atas perwakilan Brasil. Pertandingan selanjutnya, RRQ harus berjuang habis-habisan untuk mengalahkan EVOS SG. Sang Raja bermain secara sengit sehingga mampu mengandaskan EVOS SG dengan skor 2 vs 1.
Pada sesi wawancara kepada media setelah melawan EVOS SG Selasa (19/01/2021), Lemon dan R7 mengungkapkan tim yang paling mereka waspadai di babak play-off.
Lemon tak secara rinci mengungkapkan identitasnya, namun ia menyebut bahwa perwakilan dari Filipina dan Indonesia adalah tim yang patut diwaspadai.
Kedua belas tim yang akan mengikuti M2 World Championship termasuk RRQ Hoshi (Indonesia), Alter Ego (Indonesia), EVOS SG, Resurgence (Singapura), Bren Esports, OMEGA Esports (Filipina), Todak (Malaysia), Burmese Ghouls (Myanmar), 10S Gaming Frost (Jepang), DreamMax (Brasil), Impunity (Kamboja) dan Unique Devu (Rusia).
"Menurut saya sekarang tim-tim Mobile Legends itu yang paling atas ya Indonesia sama Filipina. Jadi dua tim dari negara itu yang paling diwaspadai," kata RRQ Lemon.
Baca Juga: Ini Dua Tim Mobile Legends Terkuat di Dunia Versi EVOS Wannn
Meski begitu, R7 justru langsung menyebut "Bren Esports". Dari pernyataan di atas, kita bisa melihat bahwa RRQ mewaspadai tim-tim seperti Alter Ego (Indonesia), Bren Esports, dan OMEGA Esports (Filipina).
Sejak awal, Bren Esports sendiri memang difavoritkan untuk menjadi kandidat juara bersama RRQ dan Alter Ego.
Perlu diketahui, Grup C atau "grup neraka" dihuni oleh Bren Esports (Juara MPL Filipina) tim kuda hitam Jepang, 10S Gaming Frost, dan Alter Ego (juara MPL Invitational Season 2). Bren Esports lolos dari grup neraka tersebut dengan mengantongi dua kemenengan sehingga mereka juga mengunci slot Upper Bracket babak play-off.
Apabila lolos babak play-in hari ini, Alter Ego bisa bertanding di play-off dari Lower Bracket. Cukup menarik melihat kiprah perwakilan Indonesia (RRQ Hoshi dan Alter Ego) di piala dunia eSports Mobile Legends M2 World Championship.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka
-
Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia