Suara.com - Operator seluler 3 Indonesia mengatakan bisa menerima keputusan pemerintah yang menghentikan dan membatalkan hasil proses lelang frekuensi 5G di Indonesia.
Seperti diwartakan sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika pada akhir pekan kemarin mengumumkan penghentian proses seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz pada Rentang 2.360 - 2.390 MHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler.
Sementara pada Desember lalu Kominfo sudah mengumumkan tiga pemenang lelang frekuensi 5G, yang akan menggunakan pita 2,3 GHz. Ketiganya adalah Telkomsel, Smartfren, dan 3 Indonesia.
“Kami menghormati keputusan Kemenkominfo, dan akan menunggu proses selanjutnya. Tri akan terus berkomitmen membantu pemerintah dalam pemerataan internet dan berikan layanan terbaik kepada pelanggan dengan inovasi dan teknologi yang dimiliki," kata M. Danny Buldansyah Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia dalam keterangan tertulis kepada Suara.com di Bogor, Selasa (26/1/2021).
Sebelumnya Telkomsel dan Smartfren juga sudah merilis pernyataan yang intinya menerima keputusan pemerintah untuk menghentikan lelang frekuensi 5G.
Kominfo, pada Sabtu (23/1/2021) mengumumkan telah membatalkan proses lelang pita frekuensi radio 2,3 GHz pada Rentang 2.360 - 2.390 MHz.
Kendati demikian, Menkominfo Johnny G Plate memastikan implementasi 5G di Indonesia tetap berjalan meski proses seleksi frekuensi radio 2,3GHz, yang merupakan salah satu band untuk jaringan internet generasi kelima, dihentikan.
Proses seleksi frekuensi 2,3GHz dimulai pada November. Satu bulan setelahnya, Kementerian Kominfo mengumumkan hasil pemilihan blok pita frekuensi radio 2,3GHz, dengan Smartfren mendapat Blok A, 3 Indonesia mendapat Blok B, dan Telkomsel mendapat Blok C.
Baca Juga: Telkomsel dan Smartfren Terima Putusan Pembatalan Lelang Frekuensi 5G
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi