Suara.com - Bill Gates baru saja merilis persamaan ilmu iklim yang menjelaskan bagaimana dunia dapat menurunkan emisi karbon dioksida "hingga nol".
Hal ini disiarkan secara online 22 Februari, berupa surat tahunan edisi 2016 Bill Gates dan istrinya, Melinda, terbitkan.
Masalahnya, persamaan tersebut tidak sepenuhnya baru. Ini dikenal luas dalam komunitas ilmu iklim sebagai identitas Kaya, dan ditinjau dalam literatur ilmiah pada 2002 di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.
Tetapi alih-alih memanggang Gates tentang asal usul formula tersebut, para ilmuwan iklim senang dia membicarakannya, kata Michael Mann, seorang profesor ilmu atmosfer terkemuka di Pennsylvania State University.
"Dugaan saya, dia pernah melihat ini di suatu tempat di masa lalu, dan agak lupa dari mana asalnya. Dan berpikir bahwa mungkin dia yang melakukannya. Aku akan memberinya keuntungan dari keraguan," kata Mann, dilansir laman Livescience, Minggu (31/1/2021).
Asal usul persamaan Gates mungkin tetap menjadi misteri untuk saat ini, Yayasan Bill & Melinda Gates tidak membalas permintaan komentar dari Live Science.
Menurut Mann, tidak peduli dari mana persamaan itu berasal, itu dapat membantu para ilmuwan mengawasi emisi karbon dioksida.
"Ini adalah cara untuk memecah emisi karbon kami menjadi sejumlah faktor, yang masing-masing dapat kami coba fokuskan secara terpisah," jelas Mann.
Namun, tidak ada faktor yang independen satu sama lain, sehingga tidak dapat dilihat secara terpisah, kata Mann.
Baca Juga: Sering Bencana, Warga Indonesia Tak Percaya Perubahan Iklim Ulah Manusia
Berikut adalah cuplikan dari surat tahunan Gates yang menjelaskan variabel:
"Inilah yang saya dapatkan: P * S * E * C = CO2," tulis Gates. "Itu mungkin terlihat rumit. Sebenarnya tidak.
"Di sisi kanan Anda memiliki jumlah total karbondioksida (CO2) yang kita masukkan ke atmosfer. Inilah yang kita butuhkan untuk mencapai nol. Ini didasarkan pada empat faktor di sisi kiri persamaan: Populasi dunia ( P) dikalikan dengan layanan (S) yang digunakan oleh setiap orang; energi (E) yang dibutuhkan untuk menyediakan setiap layanan tersebut; dan, terakhir, karbon dioksida (C) yang dihasilkan oleh energi itu. "
Kedua sisi persamaan harus mencapai nol, kata Gates. Jadi, salah satu variabel di sebelah kiri harus sama dengan nol agar dunia dapat mencapai tujuannya yaitu nol emisi.
Variabel pertama adalah populasi. Dunia mendukung sekitar 7 miliar orang sekarang, angka yang diproyeksikan akan mencapai setidaknya 9 miliar pada 2050.
Populasi hanya akan terus bertambah, atau seperti yang dikatakan Gates dalam suratnya, "tidak mungkin nol."
Berita Terkait
-
Jabat Langsung Hadapi Pandemi, Menkes Budi Curhat Ingat Ucapan Bill Gates
-
Eco-Anxiety, Gangguan Kecemasan akibat Perubahan Iklim
-
Mengenal Eco-Anxiety, Kecemasan akibat Perubahan Iklim
-
Peringatan! Hutan Amazon Akan Hilang pada 2064
-
Waduh! Penurunan Tanah Akan Pengaruhi 19 Persen Populasi Dunia pada 2040
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan
-
5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
-
Tren PayLater untuk Beli Elektronik Meningkat: Ini Peran Indodana di Era Belanja Digital 2026
-
5 Smartwatch Mirip Apple Watch Termurah 2026, Harga Mulai Rp300 Ribuan