Suara.com - Dubai mengumumkan pembentukan pengadilan luar angkasa untuk menyelesaikan sengketa komersial, merujuk pada kehadiran Uni Emirat Arab (UEA) di sektor luar angkasa.
Pengadilan akan berbasis di Dubai International Financial Centre (DIFC) Courts, pusat arbitrase independen yang diilhami oleh Inggris berdasarkan hukum umum.
Hukum luar angkasa diatur oleh konvensi dan resolusi internasional, termasuk Perjanjian Luar Angkasa PBB yang mulai berlaku pada 1967.
Beberapa negara juga telah menandatangani perjanjian bilateral atau multilateral untuk mengatur kegiatan luar angkasa.
Namun, meski hingga saat ini bidang tersebut hampir secara eksklusif menjadi domain negara dan institusi, luar angkasa telah menjadi masalah komersial yang melibatkan semakin banyak perusahaan swasta.
"Pengadilan Luar Angkasa adalah inisiatif global yang akan beroperasi secara paralel, membantu membangun jaringan dukungan peradilan baru untuk melayani tuntutan komersial yang ketat dari eksplorasi luar angkasa internasional di abad ke-21," kata Zaki Azmi, Ketua Pengadilan DIFC Courts, seperti dikutip dari Science Alert, Rabu (3/2/2021).
Didirikan pada 2004, DIFC Courts telah menarik banyak perusahaan asing untuk menengahi perselisihan komersial, tetapi belum memiliki pengadilan yang mengkhususkan diri dalam kegiatan luar angkasa perusahaan swasta.
Azmi menambahkan bahwa seiring perdagangan luar angkasa menjadi lebih global, perjanjian komersial kompleks yang mengaturnya juga akan membutuhkan sistem peradilan untuk mengimbanginya.
UEA sendiri banyak berinvestasi di sektor luar angkasa dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Terkuak, Ini Alasan Mobil Mewah Di Dubai Sering 'Dibuang' Pemilik
Setelah mengirim astronot pertamanya ke luar angkasa pada 2019, UEA juga meluncurkan misi ke Mars yang disebut Hope pada tahun lalu. Misi tersebut akan mencapai Mars pada Februari 2021.
"Kami perlu mempersiapkan UEA dengan infrastruktur yang tepat jika terjadi perselisihan," ucap Amna Al Owais, Kepala Panitera di DIFC Courts.
Perusahaan dan institusi yang berbasis di UEA dan luar negeri sekarang akan memiliki pilihan untuk mengajukan keluhan ke pengadilan, dengan kontrak baru yang berpotensi menetapkan pengadilan luar angkasa sebagai forum untuk menyelesaikan perselisihan.
Berita Terkait
-
NASA Ukur Seberapa Gelap Luar Angkasa dan Total Jumlah Galaksi
-
Blue Origin Luncurkan Kapsul ke Luar Angkasa
-
Bigetron Red Aliens Berangkat ke Dubai untuk Grand Final PMGC
-
Tolak Terbang ke Israel, Seorang Pilot Maskapai Emirates Ditangguhkan
-
Wisata Seks Dubai, Hasil Normalisasi Hubungan Uni Emirat Arab dan Israel
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya