Sementara itu, tidak ada bukti bahwa varian telah muncul setelah bertukar gen di antara virus yang berbeda.
Namun, Profesor Keith Neal, ahli penyakit menular di Universitas Nottingham, mengatakan jika ada banyak penularan, seseorang dapat memiliki dua virus yang berbeda dalam waktu yang sama.
Tetapi ia memperingatkan ketika ada jenis varian yang dominan seperti strain Kent yang ditemukan di sebagian besar Inggris, orang-orang hanya cenderung tertular varian tersebut.
Covid-19 telah berevolusi menggunakan mutasi selama pandemi, yang dipicu ketika virus membuat kesalahan saat menggandakan dirinya.
Perubahan N501Y, yang membuat virus lebih menular adalah salah satu contohnya. Ini telah terjadi secara terpisah pada varian Kent, Afrika Selatan, dan Brasil.
Varian tersebut memicu kekhawatiran bahwa virus dapat bermutasi untuk menghindari kekebalan yang dipicu oleh vaksin, berdasarkan bentuk asli yang diidentifikasi di Wuhan, China.
Tetapi penelitian menunjukkan vaksin masih cukup untuk membunuh varian mutan. Meski demikian, pengembang vaksin sudah mengerjakan vaksin penguat untuk memastikan jika varian virus dapat menghindari kekebalan.
Berita Terkait
-
PPKM Tak Efektif, Wagub DKI Buka Peluang Terima Usulan Lockdown Weekend
-
Tambah 3.362 Pasien, Jumlah Kasus Corona Jakarta Capai 276.694 Orang
-
Vaksin Kurang Efektif pada Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan
-
Cukup Satu Dosis, Vaksin COVID-19 Baru Buatan China Diklaim Aman
-
Tim WHO Sambangi Rumah Sakit Hewan di Wuhan, Apa yang Ditemukan?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Rapor Kinerja BRI Sepanjang 2026: Unggul Telak di Kredit UMKM dan Profitabilitas
-
Modus Olah Oli Bekas Jadi Bening, Pabrik Oli Palsu Cengkareng Untung Rp864 Juta
-
Apakah Virgo Beruntung pada September 2026? Cek Ramalan Zodiak Paling Hoki Bulan Ini
-
Belanja Makin Mahal? Emas hingga Harga Ayam Dorong Inflasi Sumsel Naik
-
Rp17 Miliar Lebih untuk Revitalisasi Belasan Sekolah di Pekanbaru
-
4 Shio yang Dikenal Paling Boros dan Hobi Belanja Impulsif, Diskon Jadi Musuh Besar
-
Anak Tak Harus Selalu Berhasil, Kesempatan Mencoba Justru Bantu Temukan Potensinya
-
Jelang Eksekusi Lahan, Dinding Pabrik Sawit Dicoret-coret Orang Tak Dikenal