Suara.com - Satu lagi vaksin COVID-19 buatan China tengah diuji klinis tahap ketiga pada manusia.
Dilansir ANTARA, hasil uji sementara kandidat vaksin COVID-19 dengan metode Ad5-nCoV yang dikembangkan perusahaan biofarmasi China CanSino menunjukkan tidak ada efek samping serius.
Nilai plus lainnya, penggunaan vaksin virus Corona ini cukup satu dosis, tidak seperti vaksin inaktif yang dikembangkan Sinopharm dan Sinovac yang butuh dua dosis.
CanSino akan terus melanjutkan uji klinis tahap ketiga dan hasilnya di beberapa negara akan keluar pada pekan ini, tulis media China, Selasa (2/2/2021).
Tidak seperti vaksin inaktif yang harus disuntikkan dua dosis kepada setiap orang, vaksin Ad5-nCoV cukup disuntikkan satu dosis sudah dapat dua perlindungan pada tubuh manusia, yakni imunitas humoral dan imunitas seluler, dalam waktu bersamaan.
Selain itu vaksin Ad5-nCoV juga cukup disimpan dalam temperatur 2 hingga 8 derajat Celcius dan proses produksinya tidak harus dilakukan di laboratorium biologi dengan keamanan level III seperti halnya vaksin inaktif.
Vaksin model ini lebih bisa diterima di negara-negara berkembang yang memiliki keterbatasan fasilitas.
Dalam mengembangkan vaksin itu CanSino menggandeng Akademi Ilmu Pengetahuan Militer China. Ad5-nCoV adalah vaksin virus Corona pertama yang masuk dalam uji klinis manusia di China.
Bahkan menurut para peneliti, Ad5-nCoV merupakan vaksin potensial pertama di dunia yang diuji pada manusia.
Baca Juga: 10 Juta Bahan Baku Vaksin COVID-19 Sinovac Tiba di Bio Farma
Ad5-nCoV menggunakan versi yang lebih lemah dari virus flu biasa (adenovirus) yang menginfeksi sel manusia tetapi tidak menyebabkan penyakit untuk mengirimkan fragmen materi genetik dari SARS-CoV-2 (virus yang menyebabkan COVID- 19).
Di sini sistem kekebalan tubuh seseorang akan menciptakan antibodi terhadap spike protein tersebut yang akan membantu melawan virus corona.
Uji klinis tahap ketiga menyertakan 40.000 relawan di 78 klinik yang tersebar di China, Rusia, Meksiko, Pakistan, Argentina, dan Chile.
Berita Terkait
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Hanya Lima Pabrikan Mobil China yang Diprediksi Bakal Bisa Bertahan di Pasar Global
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien