Suara.com - Sebagian besar orang tentu senang melihat makanan dalam porsi atau ukuran besar karena akan lebih mengenyangkan. Terkadang, tak jarang penjual makanan berlaku curang demi mendapatkan keuntungan lebih.
Hal itu dirasakan seorang warganet yang tak diketahui identitasnya, membagikan pengalaman melalui akun Twitter base @FFOODFESS pada 23 Januari.
Warganet tersebut awalnya mengaku senang saat ia melihat tempe mendoan yang dibelikan untuknya dalam ukuran besar.
Tempe mendoan umumnya terdiri dari potongan tempe yang dilapisi tepung. Tak hanya itu, biasanya ukuran mendoan pun selaras dengan ukuran tempe yang digoreng.
Namun sayangnya, mendoan milik warganet itu justru memiliki ukuran tempe yang tidak sebanding. Dalam gambar yang diunggahnya, penjual malah menggoreng tempe berukuran tidak lebih besar dari dua jari dan dilapisi dengan banyak tepung sehingga seolah-olah membuat mendoan itu terlihat besar.
"Udah seneng banget dibeliin mendoan pas liat dari kresek wuih gede nih, eh pas diliat kok tempenya kecil banget gedean tepunya. Apakah kalian pernah kayak gini?" tulis warganet tersebut.
Ia bahkan mempertegas ukuran tempe dengan garis putus-putus berwarna merah.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 1.993 kali oleh sesama pengguna Twitter itu pun menarik perhatian warganet lainnya.
Rupanya, tak sedikit warganet yang juga pernah mengalami hal serupa.
Baca Juga: Nyeleneh, Pengumuman di Warung Nasi Ini Bikin Pembeli Mikir Dua Kali
"Ngakak banget, tapi aku adalah tim yang pas makan gorengan lebih suka tepungnya," tulis akun @aliceelandca.
"Wkwk ya Allah berasa tempenya kejebak dalam selimut pertepungan," komentar @creditby97.
"Itu mah tepung ditempein," tambah @corrnn_.
"Aku tau ini. Ini bukan mendoan, mendoan tempenya nggak gitu. Aku pernah makan tempe kayak gini di Wonosobo, namanya tempe kemul. Tempenya kecil, kemul (tepungnya) gede. Tapi kalau emang kamu belinya di tempat yang jual mendoan, berarti emang penjualnya salah wkwk masa mendoan begitu," ungkap @feuleshi.
"Kayak mendoannya tetanggku, tempe bungkus yang kecil itu bisa dipotong jadi 10 terus tepungnya gede dan lebar wkwk," cuit @YourLadyD.
Berita Terkait
-
Jualan Kentang Goreng Murah, Malah Diketawain Gegara Keliru Promosi
-
Dokter Hewan Ini Rela Dibayar Pakai Nasi Padang, Warganet: Baik Banget
-
Beli Nasi Padang Lauk Ikan, Warganet Ini Temukan Sesuatu Tak Terduga
-
Warganet Ingin Jual Ponsel Bekas Masih Mulus, Penampakannya Bikin Ngakak
-
Gunakan Metode "Biasa", Penipu Online Ini Dapat Respons Tak Diduga
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
WiFi Terbaik untuk Rumah, Kos, dan UMKM, Ini Tips Memilih Internet yang Stabil
-
Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad