Suara.com - Mars merayakan pergantian tahun baru yang jatuh pada 7 Februari 2021, setidaknya menurut pencatat kalender di Bumi.
Mengingat satu tahun Mars adalah 687 hari Bumi, kesempatan tersebut hanya terjadi kira-kira setiap dua tahun Bumi, ditandai dengan titik balik musim semi atau musim gugur di belahan utara dan selatan.
Sejak kalender Mars dimulai pada 1955, perayaan ini menunjukkan tahun 36 di Mars.
Perayaan pada Februari kali ini akan menjadi momen besar bagi Planet Merah karena tiga misi baru akan tiba dalam hitungan hari.
Uni Emirat Arab telah mengirimkan wahana yang mengorbit bernama Al-Amal atau dalam bahasa Inggris berarti Hope, yang tiba pada 9 Februari.
Wahana ini akan mempelajari atmosfer dan cuaca Mars dengan tujuan menilai planet untuk pemukiman manusia.
Sementara itu pesawat luar angkasa Tianwen-1 milik China diharapkan mencapai orbit Mars pada 10 Februari.
Misi terdiri dari pengorbit, pendarat, dan penjelajah bertenaga surya.
Dua robot terakhir akan dikerahkan ke permukaan Mars pada Mei untuk mempelajari cekungan Utopia.
Baca Juga: Misi Tianwen-1 China Rilis Penampakan Pertama Mars
Di sisi lain, NASA telah mengirim penjelajah baru Perseverance yang dijadwalkan mendarat pada 18 Februari di Kawah Jezero.
Penjelajah akan mencari bukti kehidupan masa lalu dan kelayakan hunian, serta mengumpulkan sampel untuk dikirim kembali ke Bumi oleh dua misi lain yang sedang dalam pengembangan.
Ketiga misi tersebut tiba pada saat yang sama di Planet Merah bukanlah sebuah kebetulan karena ketiga negara mengejar jendela peluncuran yang hanya muncul kira-kira setiap dua tahun.
Dilansir dari Science Alert, Selasa (9/2/2021), jendela peluncuran tersebut akan membuat Planet Merah lebih dekat dari Bumi, dan memungkinkan pesawat luar angkasa mencapai Mars dengan energi minimum.
Oleh karena itu, semua pendatang baru terjadi di tahun baru Mars adalah kebetulan yang membahagiakan karena ketiga misi akan menjelajahi berbagai bagian Planet Merah. Mars Tahun 36 menjanjikan era baru bagi sains Mars.
Tag
Berita Terkait
-
Langka, Mineral Mars Ditemukan Terkubur di Dalam Es Antartika
-
Gemas, Kawah di Mars Ini Berbentuk Wajah Bahagia
-
Kurang dari Sebulan, Penjelajah Baru NASA Mendarat di Mars
-
Manusia Disebut Bisa Tinggal di Sabuk Asteroid Ini 15 Tahun Mendatang
-
Peringati 3.000 Hari di Mars, Penjelajah Curiosity Kirim Foto Ekstrem
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL