Dilansir dari Dailymail, Rabu (10/2/2021), transfusi dan upaya lain untuk memulihkan trombositnya gagal selama dua minggu di rumah sakit dan Dr Michael akhirnya meninggal karena pendarahan otak.
Kasus lainnya, Luz Legaspi mendapatkan dosis pertama vaksin Moderna pada Januari. Keesokan harinya, kaki dan lengannya tertutup petechiae dan mulutnya melepuh hingga berdarah.
Ia dirawat di rumah sakit Elmhurst, New York City. Pada saat itu, jumlah trombosit Legaspi nol dan dia diperintahkan dokter untuk tidak meninggalkan tempat tidurnya agar tidak jatuh dan melukai dirinya.
Bahkan, memar yang biasanya tidak berbahaya dapat menyebabkan perdarahan saat seseorang tidak memiliki trombosit untuk menghentikan pendarahan.
Pada orang dewasa, trombositopenia dapat disebabkan oleh penyakit, pengobatan kanker, dan alkoholisme.
Tetapi dalam beberapa kasus itu juga disebabkan oleh kondisi autoimun, di mana sistem kekebalan secara keliru menyerang dan menghancurkan trombosit yang sehat.
Terkadang trombositopenia muncul setelah infeksi virus. Dalam kasus ini, biasanya diobati dengan transfusi trombosit.
Legaspi telah menerima perawatan tersebut, namun masih belum membaik 10 hari setelah dirawat di rumah sakit.
Beruntung Dr James Bussel, ahli trombositopenia imun (ITP), mengetahui kondisi Legaspi dan menghubungi dokternya di Elmhurst.
Berkat bantuannya, dalam dua hari jumlah trombosit Legaspi meningkat lebih dari 70.000 dan ia dipulangkan pada 2 Februari.
Baca Juga: Banyak Hoaks, Ketua Satgas Covid-19 IDI Jelaskan 5 Fakta Seputar Vaksinasi
Dalam penelitian lain, Dr Bussel dan koleganya, Dr Eun-Ju Lee, mempelajari 15 kasus trombositopenia yang berkembang setelah orang mendapat vaksin Covid-19.
Meski penelitiannya masih ditinjau sebelum dipublikasikan, tim ahli tersebut mengatakan ada beberapa hubungan tidak hanya dengan vaksin Covid-19, tetapi vaksin secara lebih umum.
Dr Bussel, rekan-rekannya, pihak Pfizer, dan Moderna sedang mencoba mencari tahu siapa yang mungkin mengalami reaksi yang mengancam nyawa ini.
Para ahli menyarankan kelompok orang ini untuk tidak mendapatkan vaksin, seperti yang telah dilakukan pejabat Amerika Serikat untuk orang-orang dengan riwayat reaksi anafilaksis.
Berita Terkait
-
ICJR: Napi dan Petugas Lapas Harus Diprioritaskan Vaksinasi Tahap Kedua
-
Polemik Vaksin Covid-19 Selebgram Helena Lim, Ini Penjelasan Dinkes Jakbar
-
Vaksin Pfizer Ampuh Lawan Varian Baru Virus Corona? Ini Kata Studi
-
Perkembangan Terkini Vaksin Merah Putih, Target Bisa Dipakai Akhir 2021
-
Vaksin Sinovac Boleh Disuntikkan ke Lansia, Bagaimana Hasil Uji Klinisnya?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan