Suara.com - Facebook sedang mengembangkan jam tangan pintar (smartwatch) sebagai bagian dari upaya perangkat kerasnya yang berkelanjutan. Bocoran informasi ini disampaikan dikutip The Verge dari The Information, Sabtu (13/2/2021).
Perangkat tersebut dikatakan sebagai jam tangan pintar berbasis Android, meskipun laporan tersebut tidak mengatakan apakah Facebook bermaksud agar perangkat tersebut menjalankan OS Wear Google.
Informasi itu juga mengatakan, Facebook sedang bekerja membangun sistem operasinya sendiri untuk perangkat keras dan iterasi masa depan dari perangkat yang dapat dikenakan dapat menjalankan perangkat lunak itu sebagai gantinya.
Smartwatch Facebook akan memiliki fitur olahpesan, kesehatan, dan kebugaran, kata laporan itu, dan akan terkoneksi dengan headset realitas virtual Oculus Facebook serta obrolan video Portal.
Facebook juga sedang mengerjakan kacamata pintar bermerek Ray-Ban yang akan keluar akhir tahun ini.
Langkah ini sebagai bagian dari inisiatif Project Aria yang sedang berlangsung, sebuah proyek augmented reality yang telah dikerjakan perusahaan selama beberapa waktu sekarang.
Namun, Facebook belum memberikan komentar. Sebenarnya, ambisi perangkat keras raksasa jaringan sosial bukanlah rahasia.
Meskipun Facebook belum menunjukkan minat yang kuat pada perangkat kesehatan dan kebugaran di masa lalu, perusahaan tersebut memiliki rekam jejak dalam perangkat yang dapat dikenakan dengan headset Oculus dan kacamata pintar yang akan datang.
Facebook juga mengakuisisi startup antarmuka saraf CTRL-Labs pada 2019. CTRL-Labs berspesialisasi dalam membangun mekanisme input nirkabel, termasuk perangkat yang dapat mengirimkan sinyal listrik dari otak ke perangkat komputasi, tanpa memerlukan layar sentuh tradisional atau input tombol fisik.
Baca Juga: Contek Clubhouse, Facebook Akan Buat Aplikasi Berbasis Audio
Intelektual perusahaan rintisan dan penelitian berkelanjutan dapat menjadi faktor dalam produk wearable apa pun yang dibuat Facebook di masa depan, termasuk jam tangan pintar, kacamata pintar atau headset Oculus masa depan.
Berita Terkait
-
Facebook: Hanya 70,4 Persen Orang Indonesia Siap Divaksin Covid-19
-
Facebook Kurangi Konten Politik di Indonesia
-
Viral! Seorang Wanita di Kudus Lakukan Salat di Gereja
-
Baru Tahu Pacarnya Punya Istri, Gadis Bogor Dijanjikan Menikah di Facebook
-
Facebook, Instagram, TikTok, dan Twitter Bekerja Sama Hapus Akun Bajakan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031