Suara.com - Pembangunan hotel luar angkasa pertama di dunia di orbit rendah Bumi, akan mulai 2025.
Dilansir laman Dailymail, Selasa (2/3/2021), hotel itu akan dilengkapi dengan restoran, bioskop, spa, dan kamar untuk 400 orang.
Dikembangkan oleh Orbital Assembly Corporation (OAC), Stasiun Voyager dapat beroperasi pada awal 2027, dengan infrastruktur yang dibangun di orbit sekitar Bumi.
Stasiun luar angkasa akan menjadi lingkaran besar dan berputar untuk menghasilkan gravitasi buatan, yang akan diatur pada tingkat yang sama dengan gravitasi ditemukan di permukaan Bulan.
Hotel Voyager Station akan mencakup banyak fitur yang Anda harapkan dari kapal pesiar, termasuk restoran bertema, spa kesehatan, dan bioskop.
Tidak ada rincian biaya pembangunan stasiun luar angkasa atau biaya bermalam di hotel luar angkasa, meskipun OAC mengatakan biaya pembangunan semakin murah berkat kendaraan peluncuran yang dapat digunakan kembali, seperti SpaceX Falcon 9 dan Starship masa depan.
Stasiun ruang angkasa Voyager Class akan terdiri dari serangkaian cincin, dengan sejumlah 'modul' yang terpasang di bagian terluar cincin.
Beberapa dari 24 modul ini akan dijalankan oleh Gateway Foundation dan akan digunakan untuk hal-hal seperti tempat tinggal kru, udara, air, dan listrik.
Fasilitas tersebut juga akan mencakup gym, dapur, restoran, bar, dan fasilitas penting lainnya untuk orang-orang karena berada di stasiun dalam jangka waktu yang lebih lama.
Baca Juga: Bisa Makan Sayur di Luar Angkasa, Perdana Astronom Transplantasi Tanaman
Modul lainnya akan disewakan atau dijual kepada perusahaan swasta dan pemerintah. Misalnya, orang dapat membeli salah satu modul berukuran 20x12 meter untuk vila pribadi atau beberapa modul untuk membuat hotel dengan spa, bioskop, dan lainnya.
Instansi pemerintah dapat menggunakan stasiun tersebut untuk menampung modul sains mereka sendiri atau sebagai pusat pelatihan bagi astronot yang bersiap untuk pergi ke Mars.
Gagasan tentang stasiun luar angkasa yang mengorbit dibangun di sekitar pusat, roda melingkar kembali ke hari-hari awal perjalanan luar angkasa, dalam sebuah gagasan oleh Wernher von Braun.
Dia adalah salah satu arsitek program Apollo NASA dan pada 1950-an mengusulkan habitat berbentuk roda yang berputar untuk menciptakan gravitasi buatan.
Konsep stasiun Voyager, yang merupakan ide serupa tetapi dalam skala yang jauh lebih besar, pertama kali muncul pada tahun 2012 dengan peluncuran Gateway Foundation.
OAC, firma yang didirikan oleh yayasan untuk mewujudkan visi stasiun orbit, didirikan pada 2018 dengan tujuan beroperasi pada 2027.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui
-
Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?
-
6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek
-
Prabowo Jadi Tamu Utama Forum Ekonomi Rusia, Putin Siapkan Pertemuan Bilateral
-
Diakui di Kancah Internasional, Pegadaian Raih Penghargaan Best Sukuk - SME di Kuala Lumpur