Tekno / Internet
Rabu, 03 Maret 2021 | 18:23 WIB
Ilustrasi hackers. [Shutterstock]

“Kita juga perlu fokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan dalam keamanan siber sehingga akan menjadi kerjasama yang lebih efektif jika kita memiliki tingkat keterampilan dan pemahaman yang sama terkait dengan ancaman dan keamanan siber," terangnya.

Ilustrasi kejahatan siber. [Shutterstock]

Nur Achmadi Salmawan, Direktur Infrastruktur Informasi Kritis Nasional, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan bahwa BSSN juga melibatkan beberapa instansi pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk menyebarkan kesadaran keamanan siber di masyarakat Indonesia.

Berfokus pada perlindungan kepentingan nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, ia menyoroti bahwa pada Desember lalu BSSN telah meluncurkan Rancangan Strategi Keamanan Siber Nasional untuk negara.

“Media sosial menjadi senjata bagi organisasi dan individu untuk memanipulasi informasi demi kepentingannya sendiri. Penting untuk menginformasikan kepada masyarakat bagaimana menggunakan internet dengan benar dan aman, ” pungkasnya.

Load More