Suara.com - Dinosaurus selalu identik sebagai hewan prasejarah yang menakutkan. Ada beberapa hewan pembunuh lainnya yang pernah hidup di Bumi, jauh sebelum dinosaurus.
Salah satu hewan ini adalah Anteosaurus berahang besar yang dianggap lamban. Namun, dalam penelitian terbaru menunjukkan bahwa hewan itu adalah pemburu yang ganas dan cepat.
Para ilmuwan di University of the Witwatersrand, Afrika Selatan, menggambarkan Anteosaurus sebagai pembunuh pemburu yang ganas.
Anteosaurus adalah dinosepalia dengan ukuran sebesar kuda nil. Tim ilmuwan menjelaskannya sebagai reptil mirip mamalia.
Hewan ini berkembang biak di Afrika sekitar 260 juta tahun lalu, tetapi mati 30 juta tahun sebelum dinosaurus pertama.
Penelitian sebelumnya tentang Anteosaurus menunjukkan bahwa hewan itu sangat berat dan lambat sehingga mungkin harus hidup di air.
Tim dari Wit University kemudian membuat rekonstruksi 3D tengkorak Anteosaurus dan menemukan beberapa data baru yang mengejutkan tentang otak, bagian tubuh, dan kemungkinan keterampilan berburu di darat.
"Dalam membuat rekonstruksi paling lengkap dari tengkorak Anteosaurus hingga saat ini, kami menemukan bahwa secara keseluruhan, sistem saraf Anteosaurus dioptimalkan dan dikhususkan untuk berburu dengan cepat, tidak seperti yang diyakini sebelumnya," kata Ashley Kruger, ahli paleontologi, seperti dikutip dari CNET, Jumat (5/3/2021).
Kruger adalah rekan penulis makalah tentang Anteosaurus yang diterbitkan online bulan lalu di jurnal Acta Palaeontologica Polonica.
Baca Juga: Ngeri! Arkeolog Temukan Kepala Perempuan dari Zaman Batu di Gua
Studi tersebut menunjukkan bagaimana rekonstruksi komputer dapat mengubah wawasan yang diketahui manusia tentang hewan yang sudah lama punah.
Tim ilmuwan yang terlibat dalam studi tersebut percaya bahwa meskipun Anteosaurus hidup 200 juta tahun sebelum dinosaurus terkenal Tyrannosaurus rex, Anteosaurus bukan makhluk primitif dan tidak kalah dengan pembunuh prasejarah yang perkasa.
Berita Terkait
-
Arkeolog Temukan Kereta Romawi Kuno Utuh di Dekat Pompeii
-
Batu Langka dengan Ukiran Penis dari Era Romawi Ditemukan
-
Beredar Viral Narasi Penampakan Dinosaurus di Sungai, Benarkah?
-
Arkeolog di Mesir Temukan Pabrik Bir Tertua di Dunia dari 5.000 Tahun Lalu
-
Teori Terbaru Ungkap Bagaimana Dinosaurus Musnah
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bocoran Galaxy Unpacked 2026: Samsung Siapkan Kacamata Pintar dan HP Lipat Anyar
-
Telkomsel Bongkar Strategi Digital Retail 2026, Solusi AI dan IoT Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis
-
7 HP Midrange Body Metal 2026, Desain Premium Harga Masih Masuk Akal
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Mei 2026: Ada Tinju Gerhana dan Skin SG Apocalyptic
-
Ubisoft Gelar Perburuan Harta Karun Asli di Game Assassins Creed, Nilainya Rp8,7 Miliar!
-
6 Pilihan HP Oppo RAM 12 GB Memori 256 GB untuk Multitasking Tanpa Batas
-
Rekomendasi iPhone Bekas Under 6 Juta Masih Layak 2026, Hindari Barang KW dan IMEI Terblokir
-
H3RO Esports 6.0 Resmi Berakhir, Tri dan Indosat Cetak Ribuan Talenta Baru Esports Indonesia
-
WhatsApp Luncurkan Obrolan Incognito dengan Meta AI, Fitur Chat Privat, Tak Bisa Diakses Siapa Pun
-
Terpopuler: Fitur Baru iOS 26.5, Rekomendasi HP Midrange Chipset Mediatek Dimensity Terkencang