Suara.com - Arkeolog di Italia menemukan kereta upacara Romawi Kuno dari sebuah vila di luar Pompeii, kota yang terkubur dalam letusan gunung berapi pada 79 Masehi.
Kereta dengan empat roda yang hampir diawetkan dengan sempurna terbuat dari besi, perunggu, dan timah itu ditemukan di dekat istal sebuah vila kuno di Civita Giuliana, sekitar 700 meter (2.297 kaki) di utara tembok Pompeii kuno.
Massimo Osanna, direktur situs arkeologi Pompeii yang akan keluar, mengatakan kereta itu adalah yang pertama dari jenisnya yang ditemukan di daerah itu.
Sejauh ini, dari penemuan itu menghasilkan kendaraan fungsional yang digunakan untuk transportasi dan pekerjaan, tetapi tidak untuk upacara.
"Ini adalah penemuan luar biasa yang memajukan pemahaman kita tentang dunia kuno," kata Osanna, dilansir laman Aljazeera, Minggu (28/2/2021).
“Yang kami miliki adalah kereta seremonial, mungkin Pilentum yang dirujuk oleh beberapa sumber, yang digunakan bukan untuk penggunaan sehari-hari atau untuk transportasi pertanian, tetapi untuk mengiringi pesta, parade dan prosesi komunitas,” tambahnya.
Letusan Gunung Vesuvius pada 79 M menghancurkan Pompeii, menewaskan antara 2.000 dan 15.000 orang.
Kereta itu terhindar ketika dinding dan atap bangunannya runtuh. Itu juga selamat dari penjarahan oleh pencuri barang antik zaman modern, yang telah menggali terowongan ke situs tersebut, merumput tetapi tidak merusak gerobak roda empat, menurut pejabat.
Pompeii, 23km (14 mil) tenggara Napoli, adalah rumah bagi sekitar 13.000 orang ketika terkubur di bawah abu, kerikil batu apung dan debu saat menahan kekuatan letusan yang setara dengan banyak bom atom.
Baca Juga: Batu Langka dengan Ukiran Penis dari Era Romawi Ditemukan
Sekitar dua pertiga dari kota kuno seluas 66 hektar (165 hektar) telah ditemukan. Reruntuhan tidak ditemukan sampai abad ke-16 dan penggalian terorganisir dimulai sekitar tahun 1750.
“Pompeii terus membuat kami takjub dengan penemuannya dan akan terjadi selama bertahun-tahun, dengan 20 hektar yang masih harus digali,” kata Dario Franceschini, menteri kebudayaan Italia.
Berita Terkait
-
Ditemukan! Ini Tempat Produksi Bir Tertua di Dunia
-
Cerita tentang Alat Musik Tiup Cangkang Keong Berusia 17.000 Tahun
-
Gali Terowongan, Arkeolog Temukan Kuburan Misterius
-
Cangkang Keong Purba Ditiup Pertama Kalinya dalam 18.000 Tahun
-
Arkeolog Temukan Krim Wajah Berusia 2.700 Tahun, Bukti Awal Kosmetik China
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
5 Pilihan HP Infinix RAM Besar dan Kamera Bening Mulai Rp1 Jutaan
-
Cara Hapus Akun Google di HP versi Android dan iPhone dengan Mudah
-
Update Harga HP POCO Mei 2026 dari Paling Murah hingga Flagship Terbaru
-
Daftar Harga HP Samsung Terbaru 2026: Pilihan Flagship hingga Entry-Level
-
30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Mei 2026: Jutaan Koin Menunggu, Main Makin Tenang
-
33 Kode Redeem FF Terbaru 3 Mei 2026: Ambil Skin Payung Winchester Gampang, Anti Tipu-Tipu
-
Diamond Murah atau Akun Melayang? Kenali Ciri-ciri Jebakan Top Up Game yang Sering Makan Korban
-
7 HP dengan Baterai Paling Awet 2026, Seri Realme Ini Juaranya
-
Cara Melihat Password WiFi di HP dengan Mudah versi Android dan iPhone
-
Cara Ganti Nomor WhatsApp Tanpa Menghilangkan Kontak dan Riwayat Chat