Suara.com - Publisher permainan online Gemscool akan secara resmi menutup layanannya pada akhir bulan Maret 2021 ini. Gemscool sendiri bukan publisher pertama yang melakukan hal ini, karena sebelumnya LYTO yang bergerak di bidang serupa sudah melakukan langkah tersebut. Mungkin banyak dari Anda yang sudah tak asing mengenai apa itu Gemscool, terlebih untuk Anda yang menghabiskan waktu di game center atau warnet di era tahun 2000-an.
Apa Itu Gemscool?
Gemscool merupakan layanan publisher permainan online, yang berperan besar membawa banyak game online masuk ke publik Indonesia. Gemscool juga bertugas sebagai distributor resmi dari game tersebut, sehingga di Indonesia mereka juga turut membantu melakukan maintenance.
Tidak hanya itu saja, Gemscool juga berperan dalam perputaran transaksi mikro yang terjadi pada game-game yang berada di bawah benderanya.
Setidaknya beberapa nama besar game pernah turut serta bergabung di bawah nama besar Gemscool. Mulai dari Point Blank, Atlantica Online, Kritika, dan lain sebagainya.
Namun demikian, karena ‘kehidupan’ publisher permainan sangat bergantung pada jumlah pemain aktif yang masih bermain, Gemscool nampaknya menyerah dan memilih untuk menutup semua layanannya.
Serangan dari Berbagai Sudut
Tutupnya Gemscool sebagai publisher permainan online di Indonesia diakibatkan oleh serangan dari banyak sisi. Pertama, mulai populernya layanan toko game online terpadu seperti STEAM, yang memberikan lebih banyak genre game di satu tempat sekaligus.
Selain itu, mulai beralihnya pasar pemain game ke mobile game juga jadi salah satu alasan kuat mengapa banyak permainan perlahan kehilangan pemain setianya.
Baca Juga: Mobil Otonom di Masa Depan Bisa Disulap Jadi Tempat Bermain Game
Tidak sedikit orang yang memiliki pengalaman indah dan seru bersama Gemscool. Kendati demikian, keputusan dari publisher ini untuk menutup layanannya nampaknya sudah final dan tidak dapat diganggu gugat.
Per tanggal 31 Maret 2021 nanti, layanan Gemscool akan resmi ditutup. Jika Anda mengunjungi portal resminya, bahkan sudah tak ada lagi game yang bisa diunduh. Hanya ada sedikit kata-kata perpisahan dari tim pengelolanya. Semoga ke depan industri game nasional tetap dapat berkembang sepeninggal Gemscool.
Itulah sederet informasi mengenai apa itu Gemscool dan mengapa layanannnya ditutup. Apakah kamu termasuk pengguna setia Gemscool?
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Arc Raiders Tembus 12 Juta Pemain, Developer Bagikan Item Game Gratis
-
33 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Januari: Sikat Paket 113-115 dan 15.000 Gems
-
Terpopuler: Realme Suguhkan HP Berkamera Superior, Ponsel GPS Akurat dan Tahan Banting untuk Ojol
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 14 Januari: Ada Bundle Gojo, Parang Kento, dan Morse Gratis
-
Acer Gebrak Pasar dengan Aspire AI Copilot+ PC, Tipis tapi Bertenaga Monster!
-
Mudah, Begini Cara Berhenti Langganan Canva Terupdate 2026
-
Gameplay Resident Evil Requiem Bakal Muncul di RE Showcase Sebentar Lagi
-
Ancaman Siber Naik Level, ITSEC dan ADIGSI Bentuk Gerakan Nasional
-
Jadwal M7 Mobile Legends Swiss Stage Terbaru: ONIC Main Jam Berapa? Punya 1 Nyawa
-
Fitur Kamera Realme Neo 8 Terungkap: Dukung Zoom 120X dengan Desain Gaming