Suara.com - Pertemuan di Zoom dapat membuat kamu kewalahan saat ada banyak orang yang terlibat. Namun, aplikasi ini memiliki fitur yang disebut Breakout Room, memungkinkan kamu membagi menjadi kelompok lebih kecil.
Breakout Rooms memungkinkan tuan rumah (host) di Zoom untuk membagi pertemuan menjadi kelompok lebih kecil dan menempatkan peserta di setiap kelompok.
Peserta di kelompok tersebut menjaga diskusi dan obrolan secara terpisah, sehingga tidak ada tumpang tindih.
Konsep ini serupa dengan bekerja dalam kelompok di kantor atau ruang kelas, di mana orang-orang dapat memisahkan diri dari pertemuan utama menjadi kelompok-kelompk lebih kecil untuk berdiskusi dan dapat bergabung kembali dengan semua orang setelahnya.
Dilansir dari How to Geek, Senin (15/3/2021), berikut ini cara menggunakan Breakout Room di Zoom:
1. Cara mengaktifkan Breakout Room di Zoom
Sebelum dapat menggunakan Breakout Room dalam pertemuan Zoom, kamu harus mengaktifkan fitur tersebut di akun.
Fitur ini dapat digunakan jika kamu akan menjadi tuan rumah (host) pertemuan.
Pertama, masuk ke situs Zoom di browser web dan pilih Settings di halaman akun. Lalu gulir ke bawah dan pilih menu In Meeting (Advanced) kemudian aktifkan toggle untuk opsi Breakout Room.
Baca Juga: Cara Presentasi PowerPoint di Zoom dengan Fitur Share Screen
Pada halaman yang sama, aktifkan juga pengaturan "Allow host to assign participants to breakout rooms when scheduling" sehingga penyelenggara pertemuan dapat memisahkan peserta ke kelompok terpisah.
Klik Save dan pengguna siap menggunakan Breakout Rooms dalam pertemuan di Zoom.
2. Cara menggunakan Breakout Room di Zoom
Untuk menggunakan Breakout Room dalam pertemuan di Zoom, kamu harus menjadi penyelenggara atau host dan menggunakan Zoom di desktop.
Setelah mengaktifkannya, kamu akan melihat tombol Breakout Room di bagian bawah layar. Klik tombol tersebut dan sebuah kotak pop-up akan muncul dengan opsi Breakout Rooms.
Dalam opsi tersebut, kamu dapat memilih jumlah room dan bagaimana peserta akan dibagi ke dalamnya.
Berita Terkait
-
Cara Mengganti Background Zoom di Ponsel Android
-
Tidak Sadar Mikrofon Mati, Profesor Ini Bicara Sendiri 2 Jam saat Mengajar
-
Seorang Pengacara di AS Tak Sengaja Pakai Filter Kucing saat Sidang Online
-
Kocak, Wajah Pengacara Ini Berubah Jadi Gambar Kucing Saat Sidang Virtual
-
Zoom Hadirkan Fitur Edit Wajah Lewat Studio Effects, Begini Caranya
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar