Suara.com - Xiaomi resmi merilis smartphone flagship Mi 11 di Indonesia pad Rabu malam (16/3/2021). Harga Mi 11 di Indonesia tergolong bersahabat, yakni Rp 9,9 juta.
Salah satu perbedaan besar yang dibawa Xiaomi adalah menyertakan charger dalam boks ponsel Mi 11. Berbeda dengan varian China dan Global, di mana perusahaan tidak menyertakan charger dalam boksnya.
Sebagaimana diketahui, Xiaomi pertama kali menghadirkan Mi 11 di China pada akhir Desember lalu. Saat itu, perusahaan memutuskan tidak menghadirkan charger dalam boks ponsel. Alasannya, Xiaomi ingin mengurangi limbah sampah elektronik karena banyaknya konsumen yang seringkali mengganti ponsel tiap tahunnya.
Selain charger, ada beberapa aspek lain yang membedakan Xiaomi Mi 11 versi Indonesia dengan Global ataupun China. Berikut rangkumannya.
- Charger
Xiaomi Indonesia akhirnya resmi menambah charger dalam boks ponsel Mi 11. Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse dalam paparannya sempat menyinggung keputusan Apple dan Samsung untuk tidak menyertakan charger. Ia juga menyebut Xiaomi juga turut memerhatikan lingkungan akibat dari banyaknya sampah elektronik.
Akan tetapi, setelah beberapa pertimbangan dari konsumen, Alvin akhirnya menambahkan charger 55 W GaN ke dalam boks ponsel Xiaomi Mi 11 di Indonesia.
Varian global dan China sama sekali tidak menyertakan charger dalam boks ponsel. Namun Xiaomi sempat memberikan promo dengan membawa adapter charger 65 W ke dalam boks ponsel edisi khusus, meski Mi 11 hanya mendukung 55 W. - Opsi memori
Xiaomi Indonesia membawa Mi 11 dengan opsi varian RAM 8 GB dan ROM 256 GB. Berbeda dengan versi Global yang menghadirkan varian RAM 8GB dan ROM 256 GB atau RAM 8 GB dan ROM 256 GB. Sedangkan versi China membawa varian tertinggi, yakni RAM 12 GB dan ROM 256 GB. - Harga
Xiaomi Mi 11 versi Indonesia dengan RAM 8 GB dan ROM 256 GB hadir dengan harga Rp 9.999.000. Berbanding jauh dengan harga versi Global yang meluncur di Eropa, yakni 799 euro atau Rp 13,5 juta dengan opsi yang sama.
Sementara untuk versi China hadir dengan harga lebih murah, yakni 4.299 yuan atau Rp 9,3 juta. Untuk varian tertinggi atau RAM 12 GB dan ROM 256 GB, harga Mi 11 di China hampir mirip dengan varian Indonesia, yakni seharga 4.699 yuan atau Rp 10,1 juta. - Warna
Xiaomi Mi 11 di Indonesia hadir dengan varian warna Blue dan Black. Berbeda dengan versi China dan Global yang membawa varian White.
Spesifikasi Mi 11 di Indonesia
- Layar
Xiaomi Mi 11 memiliki layar berukuran 6,81 inci yang terbuat dari panel AMOLED. Layar ini menawarkan resolusi QHD+, refresh rate 120Hz, touch sampling rate 480Hz, dan pelapis Corning Gorilla Glass Victus. - Kamera
Xiaomi Mi 11 mengandalkan sensor utama 108 MP, kamera ultrawide 13 MP, dan kamera 5 MP untuk foto makro. Sementara kamera depan berkekuatan 20 MP. - Prosesor dan Memori
Xiaomi Mi 11 meluncur dengan chipset Snapdragon 888 dengan dua opsi penyimpanan, yakni RAM 8GB ROM 128 GB dan RAM 8GB ROM 256GB. Varian global tidak menyertakan opsi tertinggi seperti model China, yakni dengan RAM 12GB dan ROM 256GB. - Baterai
Xiaomi Mi 11 mengandalkan baterai 4.600 mAh yang didukung pengisian kabel 55W, pengisian nirkabel cepat 50W, dan 10W reverse wireless charging. Berbeda dengan versi China, Mi 11 memasukkan charger 55W dalam boks untuk pasar Indonesia. - Fitur Lain
Xiaomi Mi 11 berjalan dengan sistem operasi Android 11 berbasis tampilan antarmuka MIUI 12. Mi 11 juga menghadirkan beberapa fitur lain seperti 5G, Wifi 6, Bluetooth 5.2, NFC, infrared, pendeteksi detak jantung, hingga USB-C. Sementara varian warnanya adalah black dan blue. - Harga Mi 11
Harga Mi 11 di Indonesia, dengan RAM 8GB dan ROM 256GB adalah Rp 9.999.000. Ponsel ini mulai dijual 23 Maret, tepat pukul 00.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga