Suara.com - Fenomena triple konjungsi Bulan, Jupiter, dan Saturnus telah menghiasi langit Indonesia sejak kemarin, hari Selasa (06/04/2021) dan masih akan berlangsung sampai hari Kamsi besok (08/04/2020). Lalu apa itu triple konjungsi?
Berdasar keterangan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), fenomena langit ini dapat diamati melalui arah Timur-Tenggara dekat konstelasi Capricornus dan bisa diamati sejak pukul 03.00 WIB waktu setempat atau sekitar 42 menit setelah Matahari terbenam (fajar bahari) berakhir.
Untuk menikmati fenomena triple konjungsi Bulan, Jupiter, dan Saturnus ini ada syaratnya. Triple konjungsi hanya dapat dilihat jika cuaca cerah dengan langit malam yang cukup gelap, terbebas dari polusi cahaya.
Pihak peneliti di Pusat Penelitian Sains Antariksa Lapan menerangkan bahwa magnitude ketiga benda langit ini cukup bervariasi.
Kemarin, saat fenomena ini dimulai ketika planet Jupiter berkonjungsi dengan bulan, tampak magnitudo berkisar pada -2,08 hingga -2.09. Sedangkan planet Saturnus tetap berada di angka +0,74.
Bulan berfase sabit akhir ketika konjungsi tripel dengan iluminasi bervariasi antara 34,4% hingga 15,8%.
Konjungsi planet sendiri merupakan suatu fenomena di mana planet berada dalam posisi yang berdekatan atau berpapasan. Sehingga dapat diartikan bahwa konjungsi planet adalah keadaan di mana Bumi dan planet lain berada dalam satu garis lurus.
Berikut, catatan Lapan terhadap penampakan triple konjungsi Bulan, Jupiter, dan Saturnus yang akan berlangsung dari hari Selasa (06/04/2021) sampai hari Kamis (08/04/2021).
- Selasa, 6 April 2021
Pada hari Selasa kemarin, mula-mula Saturnus diapit oleh Jupiter dan bulan di bagian Timur-Tenggara tepatnya titik 12,42 derajat – 8,03 derajat.
Baca Juga: Siklon Tropis Seroja Mengamuk, Waspadai Munculnya Siklon Lain di April
- Rabu, 7 April 2021
Hari ini, triple konjungsi bermula ketika gentian Bulan yang diapit oleh Saturnus dan Jupiter.
Kedua planet itu berada di koordinat berturut-turut 8,28 derajat dan 7,02 derajat di sebelah Timur-Tenggara.
- Kamis, 8 April 2021
Besok, fase konjungsi akan dimulai saat Jupiter diapit oleh Saturnus dan Bulan. Peristiwa ini terletak di koordinat 12,67 – 8,54 derajat sebelah Timur Tenggara.
Demikian penjelasan apa itu triple konjungsi. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan kalian tentang fenomena antariksa.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Sepeda MTB Pacific Tranzline Berapa Harganya? Ini Seri, Spesifikasi dan Kelebihannya
-
Life After Whale: Perpaduan Ilustrasi Spektakuler dan Sains yang Memikat
-
Hutama Karya Raih 3 Gold Bintang 4, Program Sosial hingga Lingkungan Jadi Sorotan
-
Sering 'Pecah Kongsi', Haruskah Jabatan Wakil Kepala Daerah Dihapus? Ini Kata Pakar UGM
-
Susah Baca Resep Dokter? Sekarang AI Bisa Menerjemahkannya dalam Hitungkan Detik!
-
5 Cara Mengatasi Bibir Makin Menghitam Akibat Sering Pakai Lipstik
-
Dilema Infrastruktur: Mengapa Akumulasi Kuota Data Bisa Memicu Kenaikan Harga Paket Internet?
-
Daftar Shio yang Paling Beruntung dan Kaya Mendadak Tahun Ini
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Meriahnya Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Papua Pegunungan