Suara.com - Huawei menyatakan perangkat seluler mereka, termasuk ponsel, akan menggunakan sistem operasi Harmony yang mereka kembangkan sendiri.
"Akan ada banyak perangkat yang pakai OS Harmony, tidak hanya ponsel," kata Direktur Pengembangan Bisnis, Pengembangan Ekosistem, Huawei Consumer Business Group Asia Pasifik, Skyson Tey, dalam jumpa pers virtual, Jumat (30/4/2021).
Tey tidak menyebutkan secara pasti kapan OS Harmony akan hadir di ponsel, dia hanya menjelaskan mereka sedang membuat pembaruan dan akan segera tersedia.
Pernyataan Tey sejalan dengan Rotating Chairman Huawei, Eric Xu saat Huawei Global Analyst Summit 2021 pada pertengahan bulan ini, bahwa sistem operasi Harmony akan segera masuk ke perangkat ponsel.
Huawei mengembangkan sistem operasi sendiri sejak 2019 lalu, setelah Amerika memberikan sanksi kepada sejumlah perusahaan asal China. Akibat sanksi ini, Google harus memutus akses Huawei ke sistem operasi Android, ponsel keluaran Huawei tidak lagi memiliki lisensi penuh untuk Android.
Huawei pun meluncurkan OS Harmony, yang kini dipakai di perangkat layar dan wearable mereka.
Absennya lisensi penuh dari Google Android juga berdampak tidak ada layanan inti dari Android di ponsel Huawei. Untuk itu, mereka juga mengembangkan ekosistem Huawei Mobile Services sebagai pengganti layanan dari Google Android.
Pada 2020 lalu, terdapat 2,3 juta pengembang terdaftar di ekosistem HMS secara global, sementara pengguna aktif bulanan mencapai 530 juta.
Huawei mencatat ada kenaikan 118 persen secara year-on-year untuk aplikasi yang terintegrasi dengan HMS, yang secara global kini berjumlah total 120.000 aplikasi.
Baca Juga: Huawei MateBook X Pro dan MateBook D15 Intel Edition Hadir di Indonesia
Berita Terkait
-
5 Smartband Huawei di Bawah Sejuta yang Bisa Konek Strava
-
iPad Mini 7 Berasa Jadul? Huawei MatePad Mini Datang Bawa Layar OLED 120Hz
-
Perbedaan Huawei Watch Fit vs Watch GT: Mana Smartwatch Terbaik untuk Lari?
-
Harga dan Spesifikasi Huawei FreeBuds Pro 5 di Indonesia, TWS ANC Canggih
-
3 Tahun Absen, Huawei Mate Comeback! Bagaimana Nasib Pura Series di Indonesia?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
-
Vivo Y6 5G Resmi Meluncur, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Baterai 7200mAh dan Fitur Lampu Unik
-
20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 April 2026: Amankan Vini dan Saliba, Head to Head Terus Menang
-
20 Kode Redeem FF Terbaru 25 April 2026: Klaim Bundle Gintama dan Diamond, Dijamin Anti Zonk
-
Terpopuler: 5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik hingga Rekomendasi HP Motorola Kamera Bagus
-
5 HP Snapdragon 8 Gen 3 Terbaik dengan Layar AMOLED untuk Game Terbaru
-
7 HP Oppo Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Kamera dan Performa Bagus
-
Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO
-
Redmi Note 13 RAM 8 Harganya Berapa? Cek Daftar Harga HP Xiaomi Tipe Ini 2026
-
5 HP OPPO Reno Termurah April 2026, Kamera Paling Jernih untuk Tipe Mid-Range