Suara.com - Layanan telekomunikasi di sejumlah daerah di Papua terganggu sejak Jumat malam (30/4/2021) setelah kabel bawah laut milik Telkom putus, demikian diwaratakan kantor berita Antara.
Kepala PT. Telkom Papua Sugeng Widodo mengakui jaringan telekomunikasi di tiga kabupaten dan kota di Papua terganggu akibat putusnya kabel optik bawah laut tersebut.
"Memang benar sekitar pukul 21.30 WIT kabel optik bawah laut antara Sarmi-Biak putus hingga menyebabkan gangguan telekomunikasi. Mohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan tersebut, " ucap Sugeng, Sabtu (1/5/2021).
Tiga kabupaten dan kota yang layanan telekomunikasinya terganggu akibat putusnya kabel bawah laut itu adalah Kota dan Kabupaten Jayapura serta Kabupaten Sarmi.
Guna mengatasi gangguan tersebut, saat ini pelayanan sebagian sudah dialihkan ke satelit namun belum bisa maksimal. Ketika ditanya upaya perbaikan, Sugeng mengaku diprediksi akan berlangsung hingga sebulan.
"Namun diharapkan perbaikan dapat dilakukan lebih cepat," harap Sugeng Widodo.
Ini bukan pertama kalinya kabel bawah laut Telkom di sekitar Sarmi putus. Pada Juli 2015 silam masalah masalah yang sama terjadi dan akibatnya layanan telekomunikasi di Jayapura, Wamena, serta Keerom terganggu. Kabel bawah laut Telkom di dekat Sarmi pada 2015 akibat adanya gempa.
Berita Terkait
-
Kabel Bawah Laut Bifrost Resmi Mendarat di Manado, Perkuat Konektivitas Digital Indonesia
-
Telin Perlebar Gerbang Digital Indonesia : Kabel Bifrost Mendarat di Manado
-
Tak Hanya Jakarta-Singapura, Triasmitra Siapkan Kabel Laut untuk Indonesia Tengah
-
Biznet Resmikan Kabel Bawah Laut Pertama di Indonesia, Panjangnya 100 Km
-
XL Axiata Kenalkan SKKL BaSICS, Ini Kelebihannya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Gaming Murah Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya
-
6 HP di Bawah Rp1,5 Juta untuk Kurir Paket, Awet Dipakai Navigasi GPS Seharian
-
Standar Baru Kenyamanan Memasak, Teknologi Kompor Listrik Ini Bikin Konsumen Kepincut
-
42 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Februari 2026: Ada 15.000 Gems dan TOTY 115-117
-
Bidik Puncak Pasar Elektronik Nasional, AQUA Elektronik Pasang Target Jadi Nomor Satu di Indonesia
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Februari: Klaim Diamond, Puma Speedster, dan Efek Jujutsu
-
Registrasi SIM Card Pakai Biometrik, Nasib Pengguna HP Jadul Dipertanyakan