Suara.com - Para ilmuwan mengidentifikasi makam kuno diperkirakan berusia lebih dari 3.000 tahun di barat daya Irlandia.
Makam tersebut ditemukan pertama kali oleh pekerja yang melakukan perbaikan lahan pertanian.
Para arkeolog mengatakan bahwa makam itu "tidak tersentuh" dan memiliki beberapa fitur tidak biasa, termasuk batu berbentuk oval misterius yang berada di dalam makam.
"Makam itu tampak seperti waduk ang terdiri dari struktur berlapis batu bawah tanah dibangun untuk menampung satu atau beberapa makam dan ditutup dengan batu besar," kata Ronan Casey, juru bicara National Monuments Service Irlandia, dikutip dari Live Science, Senin (3/5/2021).
Casey menambahkan bahwa penguburan seperti itu biasanya dilakukan pada Zaman Perunggu, dimulai sekitar 2500 SM.
Meskipun para ahli menduga bahwa penguburan tersebut mungkin berasal dari Zaman Perunggu, para arkeolog belum memiliki bukti pasti tentang penanggalannya.
Setelah diperiksa, tim menemukan sisa-sisa kerangka kuno di makam tersebut.
Para ahli telah mengirim sampel jenazah ke laboratorium untuk analisis radiokarbon, yang dapat mengungkapkan kisaran tanggal penguburan yang lebih akurat.
Salah satu penemuan paling tidak biasa di makam kuno tersebut adalah batu yang dipoles dengan bentuk oval yang kasar.
Baca Juga: Pertama di Dunia, Ditemukan Mumi Hamil!
Masih tidak diketahui tujuannya, tetapi batu itu dikuburkan di samping kerangka manusia.
Para ahli mengatakan bahwa wilayah penggalian ini memiliki banyak makam megalitik, yang diketahui berasal dari Zaman Perunggu, tetapi penemuan makam baru ini berbeda dari biasanya.
Meskipun memiliki desain makam berbeda dari situs pemakaman lainnya, tetapi tim berhipotesis ini adalah makam Zaman Perunggu, mengingat lokasinya, orientasi, dan lempengan besar di atasnya.
Berita Terkait
-
Diklaim Bisa Bantu Krisis Iklim, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia
-
Cari Sukarelawan Diinfeksi Ulang Covid-19, Ilmuwan Tawarkan Rp 101 Juta
-
Teliti Antibodi, Inggris Suntik Penyintas COVID-19 dengan Virus Corona
-
Begini Cara Unik Ilmuwan Selidiki Atmosfer Planet Asing
-
Ilmuwan Kembangkan Otak Manusia di Microchip, Lebih Murah dari Kopi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 23 Maret 2026, Klaim Joker Bundle dan Diamond Gratis
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Semua Seri, Mana yang Cocok Untukmu?
-
Samsung Galaxy M17e 5G Debut, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Usung Baterai Jumbo
-
38 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Maret 2026: Klaim Draft Voucher, Pemain, dan Permata
-
7 HP Gaming Refresh Rate 120Hz Termurah, Baterai Badak Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony