Suara.com - NASA berencana mengirim helikopter lain usai sukses dengan penerbangan pertama Ingenuity di Mars.
Dalam diskusi langsung yang disiarkan di YouTube Jet Propulsion Laboratory (JPL) di California Selatan, pilot Ingenuity Johnny Lam mengatakan, helikopter dapat masuk ke wilayah yang tidak dapat dijangkau oleh robot atau perangkat luar angkasa lain.
"Saya pikir dengan keberhasilan Ingenuity, pada dasarnya kami membuka dimensi udara untuk eksplorasi. Kami dapat menjangkau beberapa daerah yang sulit dijangkau dan jalur terbaik untuk dilintasi," kata Lam, dikutip dari New York Post, Jumat (7/5/2021).
NASA berhasil melakukan uji penerbangan keempat Ingenuity di Mars pada minggu lalu.
Helikopter seberat 1,8 kg itu terbang sejauh 266 meter dan mengumpulkan citra dari udara untuk melihat kemungkinan zona pendaratan baru.
Uji penerbangan berikutnya akan menjadi perjalanan satu arah ke lokasi pendaratan baru.
Helikopter itu akan mencoba terbang bersama penjelajah Perseverance untuk menguji cara kerjanya sebagai pengintai.
Misi pengiriman helikopter lainnya yang sedang dipersiapkan NASA adalah Dragonfly.
Helikopter yang dilengkapi kamera itu akan dikirim ke Titan, bulan terbesar Saturnus, untuk mencari tanda- tanda kehidupan. Peluncurannya dijadwalkan pada 2027.
Baca Juga: Mengenal 2021PDC, Asteroid Fiktif Disebut Akan Tabrak Bumi
Ingenuity sendiri dilengkapi dengan dua kamera, tetapi tidak memiliki fitur perekaman.
Tantangan terbesar dalam misi Ingenuity adalah lepas landas dan pendaratan.
Untuk lepas landas dari permukaan, Ingenuity harus mengeluarkan dorongan untuk membuat helikopter terbang pada ketinggian yang diinginkan.
Sementara untuk pendaratan, helikopter dapat turun dengan kecepatan satu meter per detik sehingga jika tidak terkontrol, Ingenuity bisa saja menghantam permukaan Mars.
Berbeda dari Ingenuity, tantangan terbesar misi Dragonfly adalah suhu di permukaan Titan yang bisa turun hingga minus (-) 300 derajat.
Untuk itu, para ahli harus mencari cara membuat bahan helikopter yang mampu menahan suhu dan tekanan.
Berita Terkait
-
Kabar Duka, Astronot Apollo 11 Michael Collins Tutup Usia
-
NASA Sukses Lakukan Penerbangan Ketiga Helikopter di Mars
-
Demi Lindungi Bumi, NASA Simulasi Asteroid Menghantam Planet
-
Kapsul Dragon SpaceX Menghindari Benda Misterius, Ternyata ...
-
Capai Orbit, SpaceX Catatkan Kirim 10 Astronot ke Luar Angkasa
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag
-
3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish
-
21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher
-
4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring
-
25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan
-
Redmi K90 Max Pamer Fitur Gaming: Dirancang untuk eSports, Delta Force pada 165 FPS
-
7 HP dengan Chipset Dimensity 7300 Termurah 2026, Performa Gaming Harga Cuma Rp2 Jutaan
-
Rockstar Games Umumkan Kebocoran Data Jelang Peluncuran GTA 6, Hacker Minta Bayaran
-
7 HP Gaming Murah Terbaru di Indonesia Q2 2026: Spek Gahar, Skor AnTuTu hingga 2 Juta