Suara.com - Game Resident Evil Village memiliki teka-teki yang harus pemain pecahkan untuk membuka pintu kastil.
Pemain harus menemukan dua puncak yang diukir dengan lambang Demon dan Maiden di atasnya.
Dalam panduan ini, pemain akan mengetahui bagaimana cara menemukan lokasi Maiden dan Demon Crests dan cara menggunakannya untuk membuka pintu Kastil Dimitrescu di Resident Evil Village.
Dilansir dari Segment Next, Selasa (11/5/2021), pemain dapat pergi ke kiri dari pintu tempat di mana pemain ingin meletakkan lambang Maiden.
Dari sana, pemain akan melihat gerbang baja hitam yang mengarah ke gereja tua.
Masuk ke dalam gereja dan lihat ke kiri untuk menemukan lambang pertama. Berinteraksi dengan lambang untuk menempatkannya di inventaris pemain.
Sementara untuk menemukan lambang Demon, tinggalkan gereja dan pergi menuju timur.
Carilah rumah yang terkunci dari luar saat pemain memasuki ladang dan masuki rumah tersebut dengan para survivor.
Pemain akan menemukan jendela pecah yang mengarah ke luar. Lompat ke luar jendela, lalu pergi ke platform biru di sebelah kiri.
Baca Juga: Resident Evil Village: Review, Jadwal Rilis, Plot Cerita
Pemain akan tiba di rumah Luiza dan dapat menemukan penyangga kecil yang terkunci di samping pintu.
Selanjutnya, buka gerbang ke rumah tersebut dan biarkan pemain yang selamat masuk. Pemain harus mengikuti seluruh urutan untuk mendapatkan obeng.
Setelah memilikinya, pergi dan berinteraksi dengan penyangga penawaran untuk mendapatkan Demon Crest di inventaris pemain.
Sedangkan untuk membuka Kastil Dimitrescu, pemain dapat kembali ke pintu terkunci yang mengarah ke kastil. Lakukan interaksi dengan bagian pintu yang hilang dan letakkan lambang di bagian tersebut.
Pemain harus menempatkan Demon Crest di bagian kanan dan Maiden Crest di sebelah kiri.
Terakhir, putar lambang hingga gambaran yang jelas tentang Demon dan Maiden itu terbentuk. Setelahnya, pemain akan dapat membuka pintu ke Kastil Dimitrescu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026
-
4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an
-
LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir
-
Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba
-
5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan
-
Jadi Best Seller, Novel Better Than the Movies Siap Hadir dalam Versi Film
-
Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard
-
Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan