"Para dokter memberikan dosis tinggi steroid kepada penderita Covid-19 yang dirawat di UGD, karena steroid bisa mengatasi radang. Tetapi steroid juga, sayangnya, menekan sistem imun tubuh kita," terang dia.
Steroid memang digunakan pada pasien Covid-19 yang mengalami radang paru-paru, untuk mencegah reaksi imun tubuh berlebihan yang disebut sebagai badai sitokin. Tetapi sayangnya steroid juga membuat imun tubuh melemah.
"Itulah alasan mengapa kami tak ingin memberikan steroid kepada pasien melebihi batas waktu. Kami berusaha menekan peradangan dengan steroid, tetapi itu juga berarti kemampuan tubuh untuk melawan infeksi biasa, seperti jamur, juga melemah," jelas Collignon.
Melawan jamur hitam
Infeksi jamur hitam atau mucormycosis adalah penyakit yang butuh penanganan serius, mahal, dengan tingkat kematian sangat tinggi: mencapai 50 persen.
Jamur hitam, jelas Collignon, bisa dilawan dengan obat antijamur yang juga bisa menjadi racun bagi tubuh. Karenanya pada tingkat tertentu, dokter akan memilih untuk melakukan operasi untuk menyingkirkan jamur yang sudah menempel dalam tubuh.
"Pasien akan butuh operasi untuk membersihkan sumber jamur, yang biasanya terletak di sinus, belakang leher, tepatnya di belakang hidung," jelas Collignon, sembari menambahkan bahwa dalam beberapa kasus jamur hitam sudah berkembang sampai ke otak.
Untuk mencegah infeksi jamur hitam, dokter menganjurkan agar masyarakat menjaga kebersihan tubuh. Mereka yang memiliki penyakit diabetes diminta untuk berhenti menggunakan steroid atau obat-obatan lain yang menyebabkan imun tubuh melemah.
Baca Juga: Belum Selesai dengan Gelombang 2, Muncul Infeksi Jamur Langka di India
Berita Terkait
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Tudingan Pakai Steroid Makin Panas, Ade Rai Kini Chat Host Kasisolusi
-
Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda
-
Dunia Fitnes Dipanaskan Isu Penggunaan Steroid: Perang Terbuka Ade Rai vs Canggih Fitra
-
Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI