Suara.com - Nintendo dan The Pokemon Company akan mulai menjual Pokemon Cards melalui sistem lotre online sebagai tanggapan untuk menghindari calo.
Calo online telah menjadi masalah besar di industri game, terutama sejak perilisan konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X dan S. Banyak calo online menggunakan bot untuk membeli produk dalam jumlah besar dan menjualnya kembali dengan harga tinggi.
Hal itu juga menjadi masalah bagi para penggemar Pokemon Trading Card Game (TCG). Bahkan toko offline seperti Walmart dan Target juga tidak aman dari calo.
Target baru-baru ini menerapkan kebijakannya sendiri untuk menyelesaikan masalah tersebut. Mulai bulan ini, Pokemon Cards hanya tersedia untuk dijual satu hari dalam seminggu dan calo yang menginap di toko terkadang diusir oleh polisi.
Dilansir dari Screen Rant pada Jumat (14/5/2021), Pokemon Company akan menerapkan sistem lotre untuk membeli Pokemon Cards di situsnya agar bisa mengontrol siapa yang mendapatkan paket kartu dan berapa banyak paket yang dibeli setiap pelanggan.
Pokemon Company meminta maaf kepada penggemar dalam sebuah pernyataan atas kesulitan untuk mendapatkan ekspansi baru.
Perusahaan mengakui bahwa ada permintaan yang jauh lebih tinggi untuk ekspansi Pokemon TCG baru daripada yang diantisipasi sebelumnya dan Pokemon Company akan memenuhinya dengan meningkatkan produksi.
Pokemon Cards memiliki nilai tinggi selama bertahun-tahun, terutama edisi pertama yang lebih lawas dan kartu holografik yang dirilis lebih awal.
Bulan lalu, kartu yang ditandatangani presiden Pokemon Company, Tsunekazu Ishihara, terjual hampir 250.000 dolar AS dalam sebuah lelang.
Baca Juga: Keseruan Mengujungi Taman Hiburan Super Nintendo World di Jepang
Tindakan menimbun barang dan dijual kembali dengan harga tinggi memang tidak akan hilang dalam waktu dekat, sehingga produsen seperti Pokemon Company dan retailer harus memastikan barang tersedia untuk publik dengan harga wajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
XLSMART Genjot Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan ke Seluruh Indonesia
-
HP Murah Terbaru Harga Cuma Sejutaan, Honor Play 70C Usung Desain Mirip iPhone 16 Pro
-
QRIS Indonesia - China Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan