Suara.com - Firma riset pasar Canalys baru saja mengeluarkan laporan soal perkembangan smartphone di Indonesia. Vendor smartphone asal China diketahui menempati posisi keempat.
Menanggapi hal ini, Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse memilih tetap optimis dengan pertumbuhan bisnis perusahaan. Sebab, pergerakan Xiaomi Indonesia dinilai tetap sehat dari segi pertumbuhan Year-on-Year (YoY).
"Setiap riset memiliki metode perhitungan masing-masing, ada IDC, Canalys. Saya yakin pergerakan Xiaomi Indonesia sangat sehat dari bisnis, perhitungan YoY juga sehat," kata Alvin dalam konferensi pers virtual, Selasa (18/5/2021).
Meski tidak menyebut perbedaan angka, Alvin menilai kompetisi pasar smartphone di Indonesia sangat sengit. Untuk peringkat empat besar, ia mengaku pertumbuhan bisnis sama dan seimbang.
Alvin melanjutkan, faktor lainnya yang menjadi penentu yakni adanya masalah supply. Di kuartal pertama, ia mengaku perusahaan sempat kesulitan menangani permasalahan tersebut.
"Makanya produk kami disebut gaib. Pada akhirnya kita fokuskan supply yang tersisa untuk kuartal II," tambah Alvin.
Meski begitu, Alvin tetap optimis Xiaomi akan terus berkembang sebagai vendor smartphone besar Indonesia. Ia bakal tetap memprioritaskan masukan dari Mi Fans hingga pihak media.
"Sekarang kami fokuskan untuk kuartal ini. Xiaomi Indonesia akan tetap memprioritaskan masukan dan saran dari Mi Fans, konsumen, hingga rekan-rekan media," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Xiaomi menempati peringkat empat sebagai smartphone terlaris dengan pangsa pasar 18 persen di Indonesia menurut survei Canalys. Posisi tiga besar ditempati Oppo dengan 24 persen, Samsung 19 persen, Vivo 19 persen, dan di bawah Xiaomi ada Realme dengan 12 persen.
Baca Juga: Xiaomi Indonesia Resmikan 30 Mi Shop Secara Serempak
Berita Terkait
-
Xiaomi Pad 8 Series Resmi Rilis di Indonesia: Tablet Snapdragon 8 Elite, HyperOS 3
-
Xiaomi Indonesia Rilis Xiaomi Watch 5 hingga REDMI Buds 8 Pro, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya
-
Xiaomi 17 Series Meluncur, Flagship Leica, Performa Snapdragon 8 Elite, Harga Mulai Rp14 Jutaan
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
HP Compact Flagship 2026 Makin Digemari di Indonesia, Berkat Performa Gahar dan Desain Ergonomis
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata