Suara.com - Waktu gerhana bulan total di Indonesia malam ini (26/5/2021) akan beragam mengikuti daerah waktu masing-masing. Tetapi yang pasti, waktu yang tepat untuk melihat gerhana adalah setelah matahari terbenam, karena proses gerhana bulan sendiri telah dimulai sejak siang hari.
Seperti yang dijelaskan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), proses gerhana bulan total di Indonesia malam ini sebenarnya telah dimulai dari pukul 15.47 WIB.
Karenanya hanya sedikit orang di Indonesia yang bisa menikmati gerhana bulan total malam ini dengan sempurna, kecuali mereka yang berada di Papua dan daerah waktu Indonesia Timur lainnya. Di sana, awal gerhana mulai sekitar pukul 17.47 WIT atau jelang matahari terbenam.
Berikut adalah daftar waktu gerhana bulan total berdasarkan zona waktu di Indonesia, seperti dilansir dari blog astronomi Langit Selatan:
1. Waktu Indonesia Barat (WIB)
Awal Gerhana Penumbral : 15:47:39 WIB
Awal Gerhana Sebagian: 16:44:57 WIB
Awal Gerhana Total: 18:11:25 WIB
Puncak Gerhana: 18:18:40 WIB
Akhir Gerhana Total: 18:25:55 WIB WIB
Akhir Gerhana Sebagian: 19:52:22 WIB
Akhir Gerhana Penumbral: 20:49:41 WIB
2. Waktu Indonesia Tengah (WITA)
Awal Gerhana Penumbral: 16:47:39 WITA
Awal Gerhana Sebagian: 17:44:57 WITA
Awal Gerhana Total: 19:11:25 WITA
Puncak Gerhana: 19:18:40 WITA
Akhir Gerhana Total: 19:25:55 WIB WITA
Akhir Gerhana Sebagian: 20:52:22 WITA
Akhir Gerhana Penumbral: 21:49:41 WITA
3. Waktu Indonesia Timur (WIT)
Awal Gerhana Penumbral: 17:47:39 WIT
Awal Gerhana Sebagian: 18:44:57 WIT
Awal Gerhana Total: 20:11:25 WIT
Puncak Gerhana: 20:18:40 WIT
Akhir Gerhana Total: 20:25:55 WIB WIT
Akhir Gerhana Sebagian: 21:52:22 WIT
Akhir Gerhana Penumbral: 21:49:41 WIT
Demikianlah daftar waktu gerhana bulan total malam ini berdasarkan zona waktu di Indonesia. Gerhana bulan total berikutnya yang bertepatan dengan terjadinya supermoon diperkirakan akan terjadi pada 16 Mei 2022.
Baca Juga: Gerhana Bulan Adalah Fenomena Langka, Saksikan Malam ini 26 Mei 2021
Berita Terkait
-
Tata Cara Salat Gerhana Sendiri di Rumah, Lengkap dengan Bacaan Niatnya
-
Salat Gerhana 3 Maret 2026 Jam Berapa? Simak Tata Cara Pelaksanaannya
-
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Terjadi Jam Berapa? Ini Link Resmi Live Streaming
-
Apakah Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Boleh Dilihat Langsung dengan Mata Telanjang?
-
Link Live Streaming Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 dan Jadwal Blood Moon di 5 Kota Besar
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
5 Lip Cream Lokal Harga di Bawah Rp50 Ribu Terbaik, Tahan Lama Sesuai Review Pengguna
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Bitcoin Hingga XRP Anjlok Massal, Indeks CFX10 Merosot 1%
-
Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tewaskan 3 Bocah Bersaudara
-
Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
-
Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?
-
Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A
-
Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan
-
Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media