Suara.com - Malam ini, tepatnya pada malam Selasa, 3 Maret 2026 akan terjadi Gerhana Bulan Total (GBT) yang menjadi momentum berharga bagi umat Muslim.
Adapun melalui tuntunan Rasulullah SAW, umat Muslim sangat dianjurkan untuk Salat Gerhana atau Salat Khusuf (untuk gerhana bulan).
Pahala yang didapatkan dari menunaikan Salat Gerhana tak main-main keutamaannya.
Ketika terjadi gerhana, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa karena merupakan momen saat tanda kebesaran Allah SWT nampak dengan jelas di hadapan mereka.
Sehingga, momen Salat Gerhana juga menjadi momen doa bisa mustajab.
Bagi mereka yang tak sempat ke masjid untuk melakukan Salat Gerhana berjamaah, bisa Salat Gerhana di rumah. Berikut tata cara dan bacaan Salat Gerhana.
Tuntunan Salat Gerhana sesuai Rasulullah
Melansir NU Online, Syekh Hasan Sulaiman Nuri dan Sayyid Alwi bin Abbas Al-Maliki merangkum beberapa ketentuan Salat Gerhana sebagai berikut.
- Dua rakaat dan satu ruku tiap rakaatnya
Berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW yang dirangkum oleh kedua ulama tersebut, Salat Gerhana dilakukan dengan dua rakaat dan satu kali ruku tiap rakaat.
"Kalangan Hanafi mengatakan, Salat Gerhana bulan itu berjumlah dua rakaat dengan satu rukuk pada setiap rakaatnya sebagai salat sunah lain pada lazimnya, dan dikerjakan secara sendiri-sendiri," bunyi tuntunan dalam kitab yang ditulis oleh Syekh Hasan Sulaiman Nuri dan Sayyid Alwi bin Abbas Al-Maliki.
Baca Juga: Salat Gerhana 3 Maret 2026 Jam Berapa? Simak Tata Cara Pelaksanaannya
- Salat boleh diulang selama gerhana masih berlangsung
Salat Gerhana juga punya keunikan sendiri, yakni mengulang beberapa kali salat dengan dua rakaat.
Salat boleh diulang sepanjang gerhana bulan berlangsung hingga hilang, sebagaimana penjelasan Imam Sayyid Alwi, "Salat itu dilakukan secara berulang-ulang sampai gerhana bulan selesai, lenyap, atau terbit fajar."
- Membaca bacaan surat dengan lantang
Dianjurkan juga untuk membaca bacaa surat ayat suci dengan lantang, sebagaimana yang tertulis, "Kalangan Maliki menganjurkan salat sunah dua rakaat karena fenomena gerhana bulan dengan bacaan jahar (lantang) dengan sekali rukuk pada setiap kali rakaat seperti salat sunah pada lazimnya."
- Membaca niat
"Ushalli sunnatal khusuf rak'ataini lillahi ta'ala," adalah lafal niat yang dibaca sebelum menunaikan Salat Gerhana sendiri.
- Membaca Surat Al Fatihah dengan surat pendek
Ulama juga menganjurkan bahwa Salat Gerhana hanya membaca surat Al Fatihah saja. Namun jika ingin membaca surat tambahan setelah Al Fatihah, dianjurkan untuk membaca surat pendek.
"Kalau seseorang membatasi diri pada bacaan Surat Al-Fatihah saja, maka itu sudah memadai. Tetapi kalau seseorang membatasi diri pada bacaan surat-surat pendek setelah baca Surat Al-Fatihah, maka itu tidak masalah," tulis Syekh Ibnu Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi dalam I’anatut Thalibin.
Tata Cara Salat Gerhana
Berikut urutan Salat Gerhana yang telah dirangkum oleh beberapa ulama mazhab Maliki.
- Niat di dalam hati bersamaan dengan Takbiratul Ihram.
- Mengucap Takbir sambil niat di dalam hati.
- Baca surah Al Fatihah, dan surah pendek secara jahar.
- Rukuk.
- Itidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Duduk istirahat sejenak.
- Bangkit dan kerjakan rakaat kedua dengan durasi lebih pendek.
- Salam.
- Istighfar dan doa kepada Allah.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum