Contoh lainnya, sistem akan menampung perilaku orang-orang yang memasukkan bensin ke dalam mobil yang bukan milik mereka.
"Pihak berwenang sekarang menempatkan kode QR di luar pintu rumah orang sehingga mereka dapat dengan mudah mengetahui siapa yang seharusnya berada di sana dan siapa yang tidak," tambahnya.
Di sisi lain, Kedutaan Besar China di London, Inggris, tidak menanggapi pertanyaan terkait software yang mendeteksi emosi di wilayah tersebut.
Namun mereka menyebut bahwa pemerintah menjamin hak-hak politik, ekonomi, sosial, dan kebebasan beragama untuk semua kelompok etnis di Xinjiang.
"Orang-orang hidup dalam harmoni tanpa memandang latar belakang etnis mereka dan menikmati kehidupan yang stabil dan damai tanpa batasan kebebasan pribadi," kata pihak Kedubes.
Berita Terkait
-
Sebut Pacar Nggak Guna usai Dimasakkan Makanan, Pria Ini Panen Hujatan
-
3 Cara Melatih Emosi agar Seimbang, Salah Satunya Menetapkan Batasan
-
Viral Tetangga Pesta sampai Tutup Jalan, Warga: Gua Keluar Lewat Mana?
-
Pelatihan Pembuatan Keset bagi ODGJ
-
Momen Haru Polisi Peluk Pemudik untuk Redam Emosi, Publik Dibuat Salut
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan