Suara.com - Pemerintah Vietnam, pada Sabtu (29/5/2021), mengumumkan telah menemukan virus corona varian baru yang merupakan gabungan atau kombinasi dari strain India dan Inggris. Varian baru ini, seperti dilansir dari AFP, bisa menyebar cepat lewat udara.
Sempat dipuji sebagai satu-satunya negara yang berhasil mengalahkan Covid-19 pada awal wabah, Vietnam kini kelimpungan melawan sapuan virus corona Sars-Cov-2 yang kini sudah menelan 47 nyawa di negara tersebut.
Sampai Sabtu, sudah lebih dari 6,700 kasus Covid-19 di Vietnam. Kota-kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City kini menjadi pusat merebaknya wabah.
"Kami telah menemukan varian hibrida antara varian India dan Inggris," kata Menteri Kesehatan Vietnam, Nguyen Thanh Long,
Lebih lanjut ia mengatakan varian baru ini punya ciri bisa menyebar lebih cepat lewat udara. Selain itu, konsentrasi virus di cairan tenggorokan meningkat lebih cepat.
Sayang ia tak mengungkap sudah berapa pasien di Vietnam yang terjangkit Covid-19 hibrida ini. Long hanya mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan lebih rinci soal varian baru ini.
Vietnam, dengan penduduk sebanyak 97 juta jiwa, telah memvaksin kurang dari sejuta penduduk. Pemerintah sedang mendorong produksi vaksin buatan lokal, meski belum diketahui kapan pengembangannya akan rampung.
Saat ini Vietnam memiliki hampir 2 juta dosis vaksin AstraZeneca. Pemerintah negara itu juga mengatakan akan membeli lebih dari 30 juta dosis vaksin Pfizer. Hanoi juga sedang bernegosiasi untuk membeli vaksin Sputnik V dari Rusia.
Sampai berita ini ditayangkan belum diketahui apakah Covid-19 hibrida yang ditemukan di Vietnam ini sudah menyebar ke negara lain, termasuk Indonesia, atau tidak.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Belum Usai, Vietnam Umumkan 3.600 Orang Terpapar Virus Corona Varian Baru
Berita Terkait
-
Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam
-
Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk
-
Marc Klok Bicara Jujur Mental Pemain Timnas Indonesia Jelang Hadapi Singapura Usai Dibantai Vietnam
-
Skenario Lolos Dramatis Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Ujung Tanduk?
-
Skor PISA RI di Bawah Vietnam, Prabowo: Terima Sebagai Koreksi, Tapi Kita Jangan Terlalu Takut
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?