Suara.com - Sony Indonesia mengumumkan televisi BRAVIA XR terbaru dengan model X95J dan X90J 4K LED.
Didukung Cognitive Processor XR yang merupakan otak dari BRAVIA XR terbaru.
TV BRAVIA menggunakan metode pemrosesan baru dan melampaui AI konvensional, juga dirancang meniru cara manusia melihat dan mendengar.
"TV BRAVIA XR terbaru ini dapat menghadirkan pengalaman layar lebar yang nyata ke tingkat selanjutnya dengan memperkenalkan prosesor kognitif pertama di dunia," kata President Director PT Sony Indonesia, Kazuteru Makiyama dalam keterangan resmi, Rabu (9/6/2021).
Berikut spesifikasi TV BRAXIA XR X95J dan X90J 4K LED dari Sony:
X95J (model kelas 85 inci) 4K LED TV
TV ini memiliki Cognitive Processor XR yang mengerti bagaimana manusia melihat dan mendengar, menghadirkan pengalaman revolusioner yang benar-benar nyata kepada para penonton dalam konten favorit mereka.
Desain minimalis satu slate dengan bezel Seamless Edge, mencakup layar dalam satu panel kaca yang elegan dan membuat penonton tetap fokus pada gambar tanpa gangguan.
Ada juga teknologi X-Wide Angle untuk memberikan warna dunia nyata yang hidup dari segala sudut sambil mempertahankan lebih banyak warna dan kecerahan.
Baca Juga: Sony Perkenalkan Lensa FE 14mm F1.8 GM, Ini Harga dan Spesifikasinya
Dipadukan dengan ketepatan panel Full Array LED, XR Triluminos Pro dan XR Contrast Booster, TV mampu menghadirkan realisme tertinggi dengan hitam pekat dan kecerahan yang intens.
Teknologi XR Motion Clarity terbaru menganalisis silang data untuk memastikan pergerakan tetap halus, cerah dan jelas tanpa keburaman.
Teknologi Acoustic Multi-Audio menghadirkan surround sound sinematik dan suara yang akurat, sehingga memberikan gambar dan suara dalam harmoni yang sempurna. Ada juga dukungan Dolby Vision dan Dolby Atmos.
X-Anti Reflection meminimalisir pantulan untuk pengalaman menonton yang bebas gangguan.
Teknologi XR 4K Upscaling meningkatkan sinyal 2K yang mendekati kualitas 4K sebenarnya untuk gambar yang sangat nyata dan detail.
Kompatibilitas HDMI 2.1 dan e-ARC, termasuk 4K 120fps, Variable Refresh Rate (VRR) dan Auto Low Latency Mode (ALLM).
Berita Terkait
-
Sasar Videografer, Ini Spesifikasi dan Harga Sony Alpha 7S III
-
Targetkan Vlogger, Sony Perkenalkan Kamera Pocket ZV-1
-
Dilengkapi Noise Cancellation, Sony Rilis Neckband Headphone WI-1000Xm2
-
Sony Rilis Earphone Tahan Air dan Berteknologi Noise Cancellation
-
Sony Perkenalkan TV HDR Ultra HD Seri Z Terbaru
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan