Suara.com - Google telah memberikan boot ke sembilan aplikasi Android yang diunduh lebih dari 5,8 juta kali dari Play Store.
Langkah ini dilakukan setelah para peneliti mengatakan aplikasi tersebut menggunakan cara licik mencuri kata sandi Facebook pengguna.
Menurut postingan perusahaan keamanan Dr. Web, aplikasi berbahaya itu meliputi pengeditan dan pembingkaian foto, latihan dan pelatihan, horoskop, dan penghapusan file sampah dari perangkat Android.
Semua aplikasi yang diidentifikasi tersebut menawarkan kepada pengguna opsi untuk menonaktifkan iklan dalam aplikasi dengan masuk ke akun Facebook mereka.
Pengguna yang memilih opsi melihat formulir login Facebook asli, kemudian diminta memasukkan nama pengguna dan kata sandi.
"Trojan ini menggunakan mekanisme khusus untuk mengelabui korbannya. Setelah menerima pengaturan yang diperlukan dari salah satu server C&C saat diluncurkan, mereka memuat halaman web Facebook yang sah https://www.facebook.com/login.php ke dalam WebView," tulis Dr. Web.
Selanjutnya, ditambahkan, mereka memuat JavaScript yang diterima dari server C&C ke dalam WebView yang sama.
"Skrip ini langsung digunakan untuk membajak kredensial login yang dimasukkan. Setelah itu, JavaScript ini, menggunakan metode yang disediakan melalui anotasi JavascriptInterface, meneruskan login dan kata sandi yang dicuri ke aplikasi trojan, yang kemudian mentransfer data ke server C&C penyerang," jelas web tersebut.
Setelah korban masuk ke akun mereka, kembali ditambahkan, trojan juga mencuri cookie dari sesi otorisasi saat ini. Cookie tersebut juga dikirim ke penjahat dunia maya.
Baca Juga: Terhindar dari Mata-mata, Riwayat Pencarian Disimpan Aman dengan Kata Sandi
Analisis program jahat menunjukkan bahwa mereka semua menerima pengaturan untuk mencuri login dan kata sandi akun Facebook.
Namun, hacker dapat dengan mudah mengubah pengaturan trojan dan memerintahkan mereka untuk memuat halaman web dari layanan lain yang sah.
Bahkan, para hacker itu bisa menggunakan formulir login palsu yang terletak di situs phishing.
Sehingga trojan dapat digunakan untuk mencuri login dan kata sandi dari layanan apa pun.
Para peneliti mengidentifikasi lima varian malware yang tersimpan di dalam aplikasi.
Tiga di antaranya adalah aplikasi Android asli, dan dua lainnya menggunakan kerangka kerja Flutter Google, yang dirancang untuk kompatibilitas lintas platform.
Dr Web mengatakan bahwa mereka mengklasifikasikan semuanya sebagai trojan yang sama karena mereka menggunakan format file konfigurasi yang identik dan kode JavaScript yang identik untuk mencuri data pengguna.
Berita Terkait
-
Kiainya Dibilang Sesat di Facebook, Alumni Santri Ponpes Sumenep Lapor Polisi
-
Cara Facebook Ajak Penggunanya Pahami Isu Lingkungan
-
Fantastis! Facebook Jadi Perusahaan Senilai Rp 14.484 Triliun
-
Ulama Terbitkan Fatwa Haramkan React Haha Facebook: Itu Mengejek Orang Lain!
-
Facebook Shops Bakal Terhubung ke WhatsApp
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
7 HP Gaming Murah Dibawah Rp1 Jutaan, Kuat Main Gim Berat Tanpa Lag
-
Daftar Harga HP Vivo Terbaru 2026 Lengkap, Mana Paling Worth It Sesuai Budget Kamu?
-
Daftar 6 iPhone Paling Worth It Dibeli di Tahun 2026 dan Harganya
-
Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan
-
Laptop AI Intel Core Ultra Series 3 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan dan Daftar Mereknya
-
5 HP Samsung Seri A dengan Layar AMOLED: Display Mewah Harga Murah
-
23 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Bersiap Klaim Pemain Kompensasi Bug OVR 117
-
Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026
-
Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia
-
Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026