Tingkat antibodi yang dihasilkan meningkat seiring waktu.
Biasanya, orang-orang memiliki jumlah rata-rata antibodi yang lebih tinggi delapan bulan setelah divaksinasi dibandingkan dengan 29 hari setelah divaksinasi.
"Data selama delapan bulan yang dipelajari sejauh ini menunjukkan bahwa vaksin tunggal Johnson & Johnson, menghasilkan respons antibodi penetralisir yang kuat, yang meningkat dari waktu ke waktu," kata Dr. Mathai Mammen, kepala global Janssen Research & Development di Johnson & Johnson.
Di sisi lain, Moderna dan Pfizer sebelumnya sama-sama mengumumkan bahwa vaksin buatannya mampu melindungi setidaknya selama enam bulan.