Suara.com - Keluarga dengan virus corona varian Delta yang terbang dari Indonesia dengan jet pribadi diizinkan masuk ke Australia oleh otoritas terkait.
Menyadur ABC Kamis (01/07), satu keluarga yang terdiri dari satu pria, satu wanita dan satu anak-anak itu terbang dari Indonesia yang didanai secara pribadi.
Perdana Menteri Steven Marshall mengaku tak terlibat dalam proses ini. "Saya tidak memiliki informasi bahwa mereka terkait secara politik," kata Marshall.
SA Health mengonfirmasi bahwa keluarga tersebut memiliki virus corona varian Delta sebelum menyetujui penerbangan. Mereka menyetujui penerbangan dan mengatur transportasi darat serta penggunaan sistem medi-hotel.
"Sebuah keluarga - pria dan wanita dewasa dan seorang anak, dari Asia Tenggara - dipulangkan ke Australia Selatan minggu lalu oleh perusahaan evakuasi medis swasta," kata Wakil Kepala Kesehatan Masyarakat Australia Selatan Emily Kirkpatrick.
Anak dalam penerbanganitu telah bebas dari COVID-19, sementara orang dewasa berada di Tom's Court - hotel medis yang digunakan khusus untuk pasien positif COVID.
Dr Kirkpatrick mengatakan awak pesawat dikelola dengan cara yang sama seperti awak pesawat di penerbangan repatriasi lainnya. "Kru menginap satu malam di hotel, dites negatif dan kembali ke luar negeri," katanya.
Juru bicara Pasukan Perbatasan Australia (ABF) mengatakan pihaknya memfasilitasi penerbangan medevac pribadi pada 22 Juni dari Indonesia ke Australia Selatan, dengan tiga warga negara Australia di dalamnya.
"Persetujuan dan pengaturan medevac dibuat sesuai dengan sistem yang ada untuk penerbangan medevac internasional dan berkonsultasi dengan otoritas Australia Selatan," kata juru bicara tersebut.
Baca Juga: Begini Kondisi Bayi di Bandung yang Terpapar Virus Corona Varian Delta
"ABF memiliki tanggung jawab legislatif untuk Undang-Undang Kepabeanan dan Migrasi saja, untuk membersihkan kapal dan orang yang bepergian dari pelabuhan luar negeri.
"Pengaturan karantina, dan pengecualian darinya, adalah masalah bagi setiap negara bagian dan teritori."
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Dukung Program Pendidikan, Kementerian Hukum Serahkan Lahan Tangerang untuk Sekolah Rakyat
-
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review
-
Rumah Mewah Bertingkat di Semarang Disita KPK, Nama Fadia Arafiq Terpampang di Plang
-
Celios Desak Prabowo Evaluasi Budiman Sudjatmiko: Minim Kontribusi, Malah Ribut di Kampus
-
BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo
-
Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun
-
Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons
-
Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...
-
Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan