Suara.com - Sebuah pusat penelitian ilmiah didukung PBB, telah bekerja sama dengan sebuah perusahaan teknologi Italia.
Para peneliti ini mengeksplorasi apakah sinar laser dapat digunakan membunuh partikel virus corona (Covid-19), yang melayang di udara dan membantu menjaga ruang dalam ruangan tetap aman.
Upaya bersama antara Pusat Internasional untuk Rekayasa Genetika dan Bioteknologi (ICGEB) Trieste, sebuah kota di utara Italia, dan perusahaan Eltech K-Laser terdekat, diluncurkan tahun lalu ketika Covid-19 melanda negara itu.
Mereka menciptakan perangkat memaksa udara melalui ruang sterilisasi berisi filter sinar laser yang menghancurkan virus dan bakteri.
“Perangkat ini terbukti mampu membunuh virus dalam waktu kurang dari 50 milidetik,” kata Serena Zacchigna, ketua kelompok Biologi Kardiovaskular di ICGEB dilansir laman New York Post, Rabu (7/7/2021).
Lingkungan dalam ruangan yang sehat dengan jumlah patogen yang berkurang secara substansial, dianggap penting untuk kesehatan masyarakat pascakrisis Covid-19.
Zacchigna terhubung dengan insinyur Italia Francesco Zanata, pendiri Eltech K-Laser, sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam laser medis, produknya digunakan bintang olahraga untuk mengobati peradangan otot dan patah tulang.
Beberapa ahli telah memperingatkan kemungkinan berbahaya menggunakan teknologi berbasis cahaya untuk menyerang virus yang menyebabkan Covid-19.
Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Photochemistry & Photobiology pada November 2020, menyoroti kekhawatiran mulai dari potensi risiko kanker hingga biaya sumber cahaya yang mahal.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, 5 Ilmuwan Ini Mengubah Dunia
Namun, Zacchigna dan Zanata menepis masalah kesehatan apa pun, dengan mengatakan laser tidak pernah bersentuhan dengan kulit manusia.
“Perangkat kami menggunakan alam melawan alam. Ini 100 persen aman untuk manusia dan hampir sepenuhnya dapat didaur ulang,” kata Zanata kepada Reuters.
Teknologi ini, bagaimanapun, tidak menghilangkan virus dan bakteri ketika mereka jatuh dari udara ke permukaan atau lantai.
Juga tidak dapat mencegah penularan langsung ketika seseorang yang terinfeksi bersin atau berbicara keras di dekat orang lain.
Eltech K-Laser telah menerima paten dari otoritas Italia dan berusaha untuk memperluasnya secara global.
Versi portabel dari penemuan ini tingginya sekitar 1,8 meter (5,9 kaki) dan beratnya sekitar 55 lb. Perusahaan mengatakan teknologi itu juga dapat ditempatkan di dalam unit AC.
Berita Terkait
-
Tak Pernah Berhenti Berenang, Ilmuwan Ungkap Cara Hiu Beristirahat
-
Teliti Sampel Korban Wabah Black Death, Ilmuwan Temukan Fakta Mengejutkan
-
Kontroversial! Disebut Frankenscience, Tikus Jantan Bisa Melahirkan
-
Langka! Penampakan Pluto Ketika Diterangi Matahari
-
Ilmuwan Harvard Kembangkan Baterai Kendaraan Listrik dengan Pengisian Singkat
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Shokz OpenFit Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Headphone Open-Ear Canggih dan Baterai 50 Jam
-
Fans Timnas Merapat Rizky Ridho Hadir di Game Total Football VNG
-
Viral Homeless Media Bantah Kolaborasi dengan Bakom RI Qodari: Narasi hingga Indozone Buka Suara
-
Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker
-
Star Fox Bangkit Kembali, Usung Perombakan Visual di Nintendo Switch 2
-
Oppo Reno 16 Pro Lolos Sertifikasi di Indonesia: Bawa RAM 12 GB dan Baterai Jumbo
-
ASUS ExpertBook Ultra: The Flagship of the Industry. Period.
-
Huawei MatePad Pro Max Tantang iPad Pro, Pamerkan Bodi Tipis dan Chip Flagship
-
Apa Itu 'Homeless Media' yang Viral dari Kebijakan Bakom RI
-
DJI Luncurkan Drone Murah untuk Pemula di Indonesia, Lito X1 dan Lito 1 Bisa Rekam Video 8K