Suara.com - Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengatakan akan ada peraturan presiden (Perpres) baru pengganti Perpres No 33 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Thomas, yang berbicara dalam webinar bertajuk Harmonisasi Regulasi BRIN, Rabu (7/7/2021) mengatakan bahwa BRIN bersama Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) telah membahas regulasi pengganti Perpres Nomor 33 Tahun 2021 dan merumuskan peraturan pengganti.
"Akhirnya saat ini sedang dirumuskan perpres pengganti Perpress Nomor 33 Tahun 2021 itu, mungkin sebentar lagi perpres pengganti akan ke luar," kata Thomas seperti dilansir dari Antara.
Thomas menuturkan UU Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan memberikan amanat penyelenggaraan keantariksaan, dan UU Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran juga mengamanatkan tentang pelaksana ketenaganukliran. Hal itu belum tercantum di dalam Perpres Nomor 33 Tahun 2021. Oleh karenanya, dilakukan pembahasan intensif untuk merumuskan Perpres pengganti.
"Ada penyempurnaan-penyempurnaan yang nanti akan diwadahi di dalam perpres baru pengganti Perpres 33 Tahun 2021, ini yang sedang dibahas," tuturnya.
Menurut Thomas, sesuai Undang-undang tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Lapan sebagai lembaga penelitian dan pengembangan diintegrasikan kepada BRIN. Dia mengatakan dalam integrasi, tidak ada peleburan.
Oleh karenanya, lembaga yang menyelenggarakan keantariksaan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden bukan lagi Lapan tetapi BRIN.
Dengan demikian, BRIN sebagai penyelenggara keantariksaaan akan masuk ke dalam Perpres pengganti Perpres 31 Tahun 2021. Namun, Thomas menuturkan BRIN akan mendelegasikan tugas dan fungsi teknis penyelenggaraan keantariksaan kepada organisasi riset Lapan.
Thomas menuturkan dalam Perpres BRIN nanti, diusulkan ada sekitar 10 atau 11 organisasi riset, antara lain organisasi riset penerbangan dan antariksa, organisasi riset ketenaganukliran, dan organisasi riset penerapan dan pengkajian teknologi.
Baca Juga: Fenomena Aphelion Tak Berdampak Signifikan ke Bumi
"LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) kabarnya akan menjadi empat organisasi riset terkait hayati, kebumian dan sebagainya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
Misi Mandiri Teknologi, Kepala BRIN Targetkan Indonesia Tak Lagi Bergantung pada Chip Asing
-
Skor PISA RI di Bawah Vietnam, Prabowo: Terima Sebagai Koreksi, Tapi Kita Jangan Terlalu Takut
-
Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
5 Smartwatch Terbaik di Bawah Rp2 Juta Mirip Apple Watch: Desain Premium, Fitur Canggih
-
Sambut HUT RI ke-81, Merah Putih 500 Meter Membentang di Bekasi
-
Home Sweet Loan: Ketika Mimpi Punya Rumah Berhadapan dengan Realita Hidup
-
Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Bikin Pramono Geram: Yayasan Beri Contoh Buruk
-
Sahroni Desak Polri Bongkar Bandar Besar di Balik 46 Juta Pil Koplo: Rilis Namanya ke Publik
-
Review La Roche-Posay Mela B3 Serum, Harga Rp700 Ribuan Ampuh Hilangkan Flek Hitam Bandel?
-
Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Bansos Beras PKH, KPK Minta Rudi Tanoe Kooperatif
-
Purbaya Tambah Lagi Dana SAL Rp 70 T ke Bank, BTN dan BSI Kebagian Jatah
-
Media Timteng: Klaim Palsu Prabowo tentang Senjata Nuklir Iran Akan Merugikan Timur Tengah
-
79 Pemda Tak Bisa Bayar Gaji ASN, Pramono Pastikan Jakarta Aman