Suara.com - Lingkungan rumah yang lebih higienis dan udara yang lebih bersih semakin menjadi perhatian masyarakat Indonesia.
Salah satu cara efektif memurnikan udara di dalam rumah dari berbagai polutan adalah memanfaatkan air purifier.
Namun, ada sejumlah mitos yang kurang tepat tentang air purifier.
Sebelum memilih air purifier yang tepat bagi rumah kamu, berikut fakta dan mitos mengenai air purifier dan udara dalam rumah yang perlu diketahui:
1. Udara indoor lebih bebas polusi daripada outdoor
Mitos - menurut sejumlah studi yang dilakukan oleh Environmental Protection Agency (EPA)[1] Amerika Serikat, level pencemaran udara di dalam ruangan (indoor) bisa mencapai dua sampai lima kali lebih tinggi ketimbang di luar ruangan (outdoor).
Sumber pencemaran di dalam ruangan meliputi emisi pembakaran dari api kompor atau rokok, pestisida, masuknya polusi dari outdoor, dan sebagainya.
2. Air purifier mampu mengeliminasi bebauan dan gas berbahaya
Fakta, sejumlah bebauan dan gas yang bisa dihilangkan antara lain beberapa jenis gas berbahaya, asap rokok, aroma masakan, aroma satwa peliharaan, aroma sampah.
Baca Juga: Bentuknya Unik, LG PuriCare 360 Air Purifier DIklaim Bersihkan Udara 99 Persen
3. Posisi dekat air purifier akan mendapat lebih banyak udara bersih
Mitos. Faktanya, di mana saja kamu berada di dalam ruangan akan mendapatkan manfaat yang sama dari kinerja air purifier.
Perangkat air purifier memiliki angka laju suplai udara bersih atau dikenal dengan Clean Air Delivery Rate (CADR).
CADR akan mengukur efektivitas air purifier berdasarkan luas ruangan dan volume udara bersih yang dihasilkan per satuan waktu.
Semakin tinggi angka CADR, semakin baik kemampuan air purifier untuk membersihkan udara dalam ruangan.
4. Air purifier berisik sehingga mengganggu saat tidur
Berita Terkait
-
Salut! Remote Samsung TV Terbuat dari Botol Air Bekas
-
Jawab Keraguan Masyarakat, LG Siapkan Air Purifier Jangkau Seluruh Ruangan
-
OOTD Amanda Manopo Capai Setengah Miliar, Harga Maskernya Paling Bikin Syok
-
Peringkat Lima di Daftar Ponsel Terlaris, Samsung Tak Ambil Pusing
-
Meluncur Nanti Malam, Ini Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy A52
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026