Suara.com - Insinyur NASA memasang kapsul waktu di pesawat ruang angkasa Lucy akhir pekan lalu, yang dimaksudkan untuk diambil dan ditafsirkan astro-arkeolog masa depan.
Kapsul waktu adalah plakat yang berisi pesan-pesan dari Peraih Nobel dan musisi, serta penggambaran konfigurasi tata surya pada 16 Oktober 2021, tanggal peluncuran pesawat ruang angkasa itu.
Seperti probe Pioneer dan Voyager, Lucy akan membawa pesan kepada siapa pun yang akhirnya dapat mencegat pesawat itu.
Kapsul waktunya mungkin akan diambil oleh manusia masa depan, karena itu dimasukkan kata-kata dari Peraih Nobel, Peraih Penyair, dan musisi.
Plakat itu dipasang di Lucy di Colorado pada 9 Juli lalu, di mana pesawat itu sedang menjalani persiapan akhir sebelum peluncuran musim gugur yang dijadwalkan.
Plakat tersebut berisi kutipan dari pemimpin hak-hak sipil Martin Luther King Jr., penulis dan penyair termasuk Orhan Pamuk, Louise Glück, Amanda Gorman, Joy Harjo, dan Rita Dove, ilmuwan Albert Einstein dan Carl Sagan, dan musisi termasuk keempat gitaris Beatles dan Queen dan astronom Brian May.
Pesan-pesan tersebut membahas tentang harapan, cinta, surga, memori budaya, dan keabadian.
Misi Lucy berfokus pada asteroid Trojan, sekelompok batu ruang angkasa yang mengorbit Matahari di luar cincin sabuk asteroid, bergantian memimpin Jupiter atau mengejar raksasa gas di orbit mataharinya sendiri.
Asteroid Trojan adalah asteroid yang berbagi orbit dengan sebuah planet dan sering kali merupakan produk sampingan dari pembentukan planet tersebut.
Baca Juga: NASA Klaim Goyangan Bulan Bisa Timbulkan Bencana Banjir Besar
Jupiter memiliki phalanx Trojan, tetapi Lucy menargetkan hanya tujuh dari mereka untuk terbang lintas selama 12 tahun.
Asteroid itu menarik karena diperkirakan terbentuk di tata surya awal, sama seperti fosil Lucy membantu ahli paleoantropologi memahami evolusi manusia.
Harapannya adalah bahwa pesawat ruang angkasa Lucy akan memberi tahu NASA tentang evolusi tata surya.
Lucy adalah produk dari Discovery Program, inisiatif NASA yang menghasilkan misi DAVINCI+ dan VERITAS ke Venus.
Misi Lucy akan berakhir pada 2033, sekitar waktu yang sama pesawat ruang angkasa itu sampai ke Venus.
Tapi, Lucy akan terpental antara Trojan dan Bumi setidaknya selama ratusan ribu tahun.
Berita Terkait
-
Wally Funk, Astronot Tertua yang Pernah Jadi Calon Astronot Wanita Termuda Pada Masanya
-
Pantau Aktivitas Matahari, NASA Akan Uji Layar Surya Baru Tahun Depan
-
NASA Deteksi Potensi Lebih Banyak Air di Mars
-
NASA Temukan Planet Aneh dengan Awan Air
-
NASA Gagal Perbaiki Teleskop Hubble, Akhir dari Masa Pakainya?
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen
-
Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong