Suara.com - Manga serta anime One Punch Man yang sangat populer rupanya tak berbanding lurus dengan kesuksesan versi game-nya. Bandai Namco mengumumkan bahwa server game One Punch Man: A Hero Nobody Knows akan dimatikan pada tahun depan.
Pengumuman tersebut datang dari akun Twitter resmi Bandai Namco Amerika Serikat. Perusahaan menjelaskan bahwa server multiplayer akan dimatikan pada 28 Februari 2022.
Itu berarti fitur multiplayer online tak dapat dinikmati oleh pemain mulai kuartal pertama tahun depan.
"Server multiplayer One Punch Man: A Hero Nobody Knows akan ditutup pada 28 Februari 2022. Semua mode game offline, bersama dengan pertandingan game 1 vs 1 online, akan tetap tersedia untuk dimainkan. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda," tulis Bandai Namco AS pada keterangan resminya.
Mode story serta multiplayer lokal 1 vs 1 masih dapat dimainkan oleh player setelah Februari mendatang. Kabar tersebut muncul satu setengah tahun setelah game One Punch Man: A Hero Nobody Knows dikenalkan pada 28 Februari 2020.
Ini seolah-olah memberikan waktu kedaluwarsa dua tahun pada game fighting berlisensi dari One Punch Man.
Dikutip dari Gamespot, game One Punch Man A Hero Nobody Knows tak memperoleh antusiasme cukup besar jika dibandingkan fans dari anime dan manganya.
Review dari game tersebut juga tak terlalu bagus. Menurut laman Metacritic, One Punch Man A Hero Nobody Knows menerima skor 57/100 di konsol PS4 dan 59/100 di Xbox One.
Perlu diketahui, One Punch Man A Hero Nobody Knows meluncur pada tahun lalu di beberapa platform termasuk Microsoft Windows, PS4, dan Xbox One.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Game PC Ringan Jalan dengan RAM 2 GB
Melalui Steam, hanya ada ratusan pemain yang memberikan review "mixed". Menurut Steamchartz, game bahkan tak mengumpulkan lebih dari 16 pemain secara bersamaan dalam 30 hari terakhir. SteamDB melaporkan jumlah peak player yang hanya menyentuh 586 pemain sekitar 17 bulan lalu.
One Punch Man A Hero Nobody Knows merupakan game fighting 3D di mana satu atau dua pemain menggunakan tim yang terdiri dari tiga karakter. Penutupan server membuat pemain tak dapat mengakses multiplayer online yang bakal membuat game auto sepi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana