Suara.com - Helikopter NASA di Mars, Ingenuity, mencapai tonggak bersejarah dengan berhasil terbang sejauh satu mil di permukaan Planet Merah.
Helikopter kecil itu melampaui jarak satu mil atau 1,6 km dari total jarak penerbangannya pada Sabtu (24/7/2021) ketika melayang di atas wilayah berbatu yang disebut Raised Ridges.
Itu merupakan penerbangan kesepuluh Ingenuity di Mars dan tertinggi sejauh ini. Penerbangan pertamanya dilakukan pada April.
"Dengan keberhasilan penerbangan helikopter Mars, kami melintasi jarak total satu mil yang diterbangkan hingga saat ini," tulis pejabat di Jet Propulsion Laboratory NASA, seperti dikutip dari Space.com, Senin (26/7/2021).
Penerbangan kesepuluh ini adalah yang paling menantang bagi Ingenuity, dengan 10 titik arah yang berbeda untuk dilintasi helikopter saat terbang di atas Raised Ridges.
Helikopter itu berhasil mencapai ketinggian maksimum 12 meter, sebuah rekor ketinggian baru, dan terbang sekitar 95 meter.
Mulai dari lepas landas hingga mendarat, seluruh penerbangan berlangsung selama 165,4 detik.
Selama penerbangan, Ingenuity diharapkan untuk mengambil serangkaian gambar, termasuk citra yang dapat membantu para ilmuwan membuat gambar stereo dari batuan Raised Ridges.
Batuan tersebut adalah area misi yang sedang dipertimbangkan oleh para ahli untuk mengirim penjelajah Perseverance ke sana.
Baca Juga: Meteorit Langka Berusia 4,6 Miliar Tahun Ditemukan di Jejak Tapal Kuda
"Kami akan mencitrakan Raised Ridges karena ini adalah area yang menurut para ilmuwan menarik dan sedang mempertimbangkan untuk dikunjungi Perseverance di masa depan," tambah NASA.
Ingenuity awalnya dirancang sebagai misi eksperimental dengan empat uji penerbangan, mengingat ini adalah kendaraan pertama yang mencoba terbang di planet lain.
Helikopter seberat 1,8 kilogram itu berhasil menyelesaikan misi utamanya dan NASA memperpanjang operasinya.
Dalam fase yang diperpanjang ini, Ingenuity digunakan untuk pengintaian mencari lokasi menarik bagi penjelajah Perseverance.
Berita Terkait
-
Intip Playlist Lagu Barack Obama, Bruno Mars dan Rihanna Masuk Jadi Favorit
-
Akhirnya! Helikopter NASA Berhasil Selesaikan Penerbangan Paling Menantang
-
1000 Starship Siap Digunakan Atasi Sampah Luar Angkasa
-
Sampel Tanah dari Mars Ungkap Kondisi Layak Huni 1 Juta Tahun Lalu
-
Tak Ingin Kalah, China Akan Bangun Peradaban Manusia di Mars, Rencananya Wow Banget
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar