Suara.com - MediaTek berhasil menunjukkan perkembangan positif di pasar chipset global dibandingkan kuartal sebelumnya. Melalui acara virtual yang digelar bersama media hari ini (28/07/2021), petinggi MediaTek menjelaskan pertumbuhan pendapatan dan pangsa pasar yang berhasil dicapai oleh perusahaan.
Tak hanya dihitung dari kuartal, namun pencapaian pertumbuhan berkelanjutan MediaTek telah tercatat sejak 2019 lalu.
VP Corporate Marketing MediaTek, Finbarr Moynihan, menjelaskan bahwa mereka sangat bangga saat mencatatkan pertumbuhan pada 2019 lalu.
Di tahun tersebut, MediaTek telah mencatatkan penghasilan mencapai 8 miliar dolar AS. Pendapatan mereka meningkat menjadi 10,9 miliar dolar AS sepanjang 2020 di mana porsi mobile computing (smartphone dan laptop) mencapai 43 hingga 48 persen.
Padahal di tahun 2019, porsi mobile computing mereka di kisaran 30 hingga 35 persen. Melalui presentasi yang diberikan kepada media, Finbarr Moynihan menjelaskan bahwa mereka juga mengalami peningkatan pendapatan dari kuartal pertama menuju kuartal kedua 2021.
MediaTek mencetak pendapatan 3,8 miliar dolar AS (Rp 55 triliun) pada kuartal pertama 2021 dan meningkat menjadi sebesar 4,4 miliar dolar AS (Rp 63,4 triliun) pada kuartal kedua 2021.
Petinggi perusahaan mengungkapkan bahwa peningkatan ini cukup rata di berbagai segmen termasuk Mobile Phone, IoT, Smart Home, dan Power IC.
Selama kuartal kedua 2021, permintaan pendapatan chip di divisi mobile meningkat 57 persen dan bertumbuh 144 persen secara YoY. Nilai 4,4 miliar dolar AS tersebut naik sebanyak 16,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Untuk pasar 5G, pihaknya sudah menyiapkan chipset MediaTek Dimensity yang kini sudah menjadi dapur pacu pada lebih dari 30 model smartphone di seluruh dunia.
Baca Juga: Siap Bersaing, Intel Gandeng Qualcomm dan Amazon
Selama 2020, mereka telah mengenalkan beberapa chipset Dimensity series termasuk Dimensity 1000/1000+, 800/820+, 800U, 720, dan 700. Perusahaan mengklaim bahwa mereka sudah mengirimkan lebih dari 45 juta unit chip Dimensity di tahun lalu.
Pernyataan MediaTek di atas sejalan dengan grafik peningkatan pasar dari Counterpoint. Berdasarkan data dari Counterpoint Research (outlook April 2021), MediaTek meraih peningkatan pasar dan merupakan vendor chipset terbesar.
Pangsa pasarnya tumbuh hingga 37 persen, meski Qualcomm, Apple, dan Unisoc juga tumbuh dibandingkan tahun 2020.
MediaTek memiliki pangsa pasar 32 persen di 2020 dan meningkat menjadi 37 persen pada 2021. Sementara itu, Qualcomm dan Apple berada di tempat kedua dan ketiga dengan pangsa pasar 31 persen serta 16 persen di tahun 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
5 HP Tahan Banting dengan Layar Gorilla Glass Victus, Mulai dari Rp3 Jutaan
-
26 Kode Redeem FC Mobile, Cek Bug Event Songkran dan Klaim 500 Permata Gratis
-
4 HP Fast Charging 100W Terbaik Mulai Harga Rp3 Jutaan
-
41 Kode Redeem FF 2 April 2026, Waspada April Mop dari Garena
-
6 HP RAM 12 GB Paling Murah untuk Multitasking Lancar Gaming Mulus
-
Budget Rp2 Jutaan Mending Beli HP Apa? Ini 5 Pilihan Paling Gacor dan Awet
-
RRQ dan ONIC Terpilih Masuk Jajaran 40 Klub Esports Elit Dunia, Terima Suntikan Dana Segar
-
Fujifilm Rilis instax WIDE 400 JET BLACK untuk Pecinta Fotografi Analog
-
Poco X8 Pro Series Meluncur di Indonesia, Siap Jadi Senjata Gamer Naik Kelas
-
BMKG Klarifikasi Peringatan Dini Tsunami Maluku Utara untuk Keamanan Masyarakat